Pengguna internet dan 500 pelanggan PDAM keluhkan kerusakan

April 28, 2016
Peristiwa 0   145 views 0

PROGRES.ID, KEPAHIANG – Paska aksi protes warga Desa Tebat Monok terkait tidak optimal fungsi drainase yang kerap merendam rumah warga kala hujan turun. Sejumlah alat berat pun diterjunkan guna menggali saluran drainase agar dapat berfungsi.

Namun akibat galian itu secara tak sengaja kabel optik milik PT Telkom serta saluran air bersih  milik PDAM rusak. Sejumlah pelanggan Telkom mau pun pelanggan PDAM Tirta Alami Kepahiang mengeluhkan kerusakan itu.

“Saya terpaksa membeli modem agar kerjaan saya dapat selesai, saya berharap pihak Telkom dapat cepat memperbaiki instalasi yang rusak itu,” ujar Abdul seorang karyawan.

Sementara itu diketahui, sekitar 500 orang pelanggan PDAM di kawasan Tebat Monok dan sekitarnya tak dapat menikmati air bersih selama kerusakan terjadi.

Menurut Kepala Urusan Pemerintahan, Nodiansyah pihak desa telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait tentang  rusaknya sejumlah fasilitas publik.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,mudah-mudahan dalam waktu dekat perbaikan akan segera selesai sehingga masyarakat tidak dirugikan,” ungkapnya.

Dari pantauan terlihat sejumlah karyawan Telkom mulai memperbaiki kabel serat optik yang putus, namun disisi lain tak tampak karyawan PDAM  juga mulai memperbaiki kerusakan.(koe)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.