Home / Olahraga

Jumat, 18 September 2020 - 10:45 WIB

FIFA Perkirakan Covid-19 Rugikan Sepak Bola Dunia $ 14 Miliar

Sebuah gambar menunjukkan logo FIFA selama konferensi pers di KTT Sepak Bola Eksekutif FIFA di Istanbul. (Foto: AFP)

Sebuah gambar menunjukkan logo FIFA selama konferensi pers di KTT Sepak Bola Eksekutif FIFA di Istanbul. (Foto: AFP)

logo fifa

Sebuah gambar menunjukkan logo FIFA selama konferensi pers di KTT Sepak Bola Eksekutif FIFA di Istanbul. (Foto: AFP)

PROGRES.ID – Federasi Sepak Bola Internasional(Fédération Internationale de Football Association/FIFA) memperkirakan pandemi Covid-19 akan merugikan seluruh klub sepak boladidunia sebesar sekitar $ 14 miliar (Rp 207 triliun), atau sekitar sepertiga dari total nilai pemasukan seluruh klub.

Kantor berita Reuters, Rabu (16/9), mengatakan Olli Rehn, yang mengepalai komite FIFA yang dibentuk untuk mengatasi dampak Covid-19 memperkirakan permainan klub-klub di dunia dapat menghimpun dana sebesar $ 40-45 miliar. Angka tersebut merupakan hasil perhitungan FIFA dan konsultan keuangan.

Dia mengatakan angka $ 14 miliar didasarkan pada skenario saat ini, di mana sepak bola perlahan mulai dapat kembali merumput, setelah tiga bulan absen sejak awal tahun ini. Namun, hal itu akan menjadi “permainan bola yang berbeda” jika pandemi tidak berhenti.

Baca Juga |  Pemerintah Pertimbangkan Pemain Timnas jadi PNS

“Sepak bola sangat terpukul oleh pandemi virus corona,” kata Rehn, mantan Komisaris Uni Eropa dan Gubernur Bank Finlandia, kepada televisi Reuters.

“Pandemi ini telah menciptakan banyak kekacauan di level yang berbeda dengan beberapa klub profesional menghadapi kesulitan yang sangat serius. Saya juga sangat prihatin dengan akademi muda dan klub divisi bawah.”

Rehn mengatakan bahwa sepak bola di Amerika Selatan sangat terpukul, sementara Afrika dan Asia juga menjadi perhatian.

Baca Juga |  Crutchlow Juarai GP Ceko, Ini Daftar Klasemennya

“Sungguh bahaya kerja bagus yang telah dilakukan untuk mengembangkan sepak bola di Asia dan Afrika bisa hancur, jadi kami ingin mengurangi dampaknya, dan mempertahankan perkembangan yang telah dilakukan,” katanya.

FIFA telah mengalokasikan $ 1,5 miliar untuk membantu mengatasi efek pandemi dan Rehn mengatakan 150 dari 211 asosiasi anggota sejauh ini telah mengajukan bantuan dana.

“Hal terpenting adalah apakah vaksin akan dikembangkan dan dapat digunakan, dan kami memiliki sarana medis dan cara lain untuk sepenuhnya menahan dan menjinakkan pandemi, dan itu belum pasti,” katanya.

“Kami tidak dapat mengesampingkan perkembangan yang lebih buruk dan itu akan menjadi permainan bola lain jika pandemi berlanjut dalam bentuk yang parah pada tahun depan. Sekarang kami bekerja berdasarkan skenario saat ini.” [ah/au]

Logo VOA Indonesia

Share :

Baca Juga

Olahraga

Wabup: Optimalkan Fungsi GOR

Berita Utama

Indonesia Kena Sanksi Puluhan Juta Rupiah Akibat Penggunaan Flare Piala AFF 2016
Bendera Indonesia Australia

Berita Utama

Indonesia & Australia Bahas Pengajuan Bersama Tuan Rumah Piala Dunia 2034
Selebrasi Jack Miller

Olahraga

Pembalap Top Berjatuhan, Jack Miller Ukir Sejarah Juarai GP Belanda
Turnamen Futsal Nasional

Berita Utama

Tumbangkan SMA 3 Cibinong, SMANKO Bengkulu Juarai Turnamen Futsal SMA se-Indonesia

Berita Utama

Atlet Mancanegara Ikut Meriahkan Triathlon Bengkulu Pada 22 Juli Mendatang
Timnas Indonesia

Olahraga

PSSI Targetkan 250 ribu Pesepak Bola di Tahun 2017
Jonatan Christie

Berita Utama

Jojo Rebut Emas Pertama Badminton Asian Games
error: Konten ini dirpoteksi !!