Home / Berita Utama / Pemerintahan

Kamis, 22 Desember 2016 - 20:43 WIB

Akhirnya Indonesia Evaluasi 75 Keanggotaan Organisasi Internasional

Presiden Joko Widodo | Foto: Istimewa/PROGRES.ID

Presiden Joko Widodo | Foto: Istimewa/PROGRES.ID

PROGRES.ID, JAKARTA- Akhirnya Indonesia akan mengevaluasi keanggotaan di 75 organisasi internasional dari 233 organisasi yang diikuti. Pasalnya, evaluasi dinilai perlu dilakukan terkait dengan penghematan anggaran yang dilakukan pemerintah.

Selain itu, evaluasi dilakukan guna mengetahui sejauh mana efektivitas keanggotaan organisasi internasional memberikan manfaat yang nyata terhadap kepentingan nasional.

“Ada 75 keanggotaan yang perlu dievaluasi. Presiden sudah memerintahkan menko polhukam dan menlu serta kementerian terkait untuk melakukan evaluasi 75 keanggotaan ini,” ujar Seskab Pramono Anung di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, seperti yang dilansir Detik Kamis (22/12/2016).

Baca Juga |  Kisah Tasya Nabilah, Mimpi Siswi Asal Bengkulu Jadi Pembawa Baki Bendera Pusaka

Dalam rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), terdapat 122 organisasi yang dianggap strategis dan permanen. Pemerintah memutuskan akan tetap menjadi bagian dari organisasi-organisasi tersebut. Kemudian, 46 organisasi bersifat teknis dan sisanya ada 75 organisasi yang perlu dievaluasi lagi.

Terhadap 75 organisasi itu, jika nanti berdasarkan hasil evaluasi dianggap tidak miliki manfaat yang signifikan maka Indonesia akan memutuskan untuk keluar.

Baca Juga |  Jatuh dari Langit, LAPAN Duga Benda Misterius Itu Sampah Antariksa

“Karena ini berkaitan dengan anggaran. Yang paling besar adalah perjalanan dinas dari delegasi yang berangkat. Padahal ini tidak terlalu penting untuk keperluan kebutuhan kita,” terangnya.

Berdasarkan amanah konstitusi, Indonesia ikut serta dalam menjaga ketertiban dunia dengan dasar perdamaian abadi dan keadilan sosial. Dengan ratusan organisasi yang diikuti oleh Indonesia, maka hal tersebut harus kembali dilihat berdasarkan asas manfaat demi kepentingan nasional.(dsy)

Share :

Baca Juga

Pj Gubernur Robert Simbolon

Berita Utama

Pj Gubernur Pastikan Pelantikan Kepala Daerah Terpilih 26 Februari 2021

Berita Utama

Rumah 2 Komisioner KPU Muna Dilalap Api Jelang Pleno Penetapan Bupati Terpilih

Pemerintahan

Luis Fernandez, kandidat terkuat pelatih Timnas Indonesia.
ilustrasi gempa

Berita Utama

Gempa Magnitudo 6,9 Disusul 6,8 Guncang Provinsi Bengkulu, Tak Berpotensi Tsunami

Berita Utama

Progres Siber Media Luncurkan Aplikasi Android Progres.id
Sungai Air Putih

Berita Utama

Kalau ke Lebong, Jangan Lupa Mandi di Sungai Bersuhu Panas dan Dingin Ini
BNNP Bengkulu

Berita Utama

BNNP Uji Darah dan Rambut, BNN Kirim Jenderal ke Bengkulu
Inflasi

Berita Utama

Mei 2016, Bengkulu Posisi 6 Kota Inflasi Tertinggi
error: Konten ini dirpoteksi !!