Akhirnya Indonesia Evaluasi 75 Keanggotaan Organisasi Internasional

Desember 22, 2016
Berita Utama Pemerintahan 0   173 views 0

PROGRES.ID, JAKARTA- Akhirnya Indonesia akan mengevaluasi keanggotaan di 75 organisasi internasional dari 233 organisasi yang diikuti. Pasalnya, evaluasi dinilai perlu dilakukan terkait dengan penghematan anggaran yang dilakukan pemerintah.

Selain itu, evaluasi dilakukan guna mengetahui sejauh mana efektivitas keanggotaan organisasi internasional memberikan manfaat yang nyata terhadap kepentingan nasional.

“Ada 75 keanggotaan yang perlu dievaluasi. Presiden sudah memerintahkan menko polhukam dan menlu serta kementerian terkait untuk melakukan evaluasi 75 keanggotaan ini,” ujar Seskab Pramono Anung di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, seperti yang dilansir Detik Kamis (22/12/2016).

Dalam rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), terdapat 122 organisasi yang dianggap strategis dan permanen. Pemerintah memutuskan akan tetap menjadi bagian dari organisasi-organisasi tersebut. Kemudian, 46 organisasi bersifat teknis dan sisanya ada 75 organisasi yang perlu dievaluasi lagi.

Terhadap 75 organisasi itu, jika nanti berdasarkan hasil evaluasi dianggap tidak miliki manfaat yang signifikan maka Indonesia akan memutuskan untuk keluar.

“Karena ini berkaitan dengan anggaran. Yang paling besar adalah perjalanan dinas dari delegasi yang berangkat. Padahal ini tidak terlalu penting untuk keperluan kebutuhan kita,” terangnya.

Berdasarkan amanah konstitusi, Indonesia ikut serta dalam menjaga ketertiban dunia dengan dasar perdamaian abadi dan keadilan sosial. Dengan ratusan organisasi yang diikuti oleh Indonesia, maka hal tersebut harus kembali dilihat berdasarkan asas manfaat demi kepentingan nasional.(dsy)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.