Home / Lingkungan / Pemerintahan

Selasa, 30 Mei 2017 - 02:44 WIB

DPRD Propinsi Bengkulu Soroti Dugaan Adanya Penambangan Batu Gajah

Gedung DPRD propinsi Bengkulu/ Netz.id

Gedung DPRD propinsi Bengkulu/ Netz.id

PROGRES.ID,Bengkulu- Kian marakya dugaan adanya penambangan Batu Gajah di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) mendapat perhatian serius oleh Anggota DPRD Propinsi Bengkulu.

Menurut anggota Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu, Sujono. Pada dasarnya penambangan Batu Gajah haruslah memiliki izin yang terpisah dari Izin Usaha Pertambangan (IUP). Meskipun lokasi penambangan tersebut berada dalam satu lahan yang sama.

” Izin penambangan Batu Gajah, tidak bisa disamakan dengan izin penambangan batubara. Izinnya harus beda walaupun lokasi penambangan terdapat di wilayah yang sama,” kata  Sujono saat diwawancarai (29/05/2017).

Untuk itu ia berharap agar penertiban dan penegakkan hukum terhadap perusahaan yang diduga melakukan penambangan Batu Gajah dapat dilakukan.

Baca Juga |  Pipa Rusak Parah dan Medan Yang Berat Dinilai Menjadi Penyebab Lambannya Perbaikan

”  Jika penambangan Batu Gajah itu dinilai tak sesuai dengan aturan yang berlaku maka kita meminta pihak penegak hukum dapat mengambil tindakan hukum sesuai aturan yang berlaku. Karena informasinya, 2000-an ton batu gajah sudah di keluarkan dari lahan tambang batubara,” kata Sujono.

Hal senada diungkapkan anggota Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Edi Sunandar saat melakukan sidak beberapa waktu lalu di salah satu pelabuhan khusus di Kecamatan Putri Hujau, Kabupaten Bengkulu Utara. Diketahui memang terdapat tumpukan Batu Gajah yang digunakan sebagai penahan gelombang.

Baca Juga |  Ketua MPR Berpesan Perbedaan Pilihan di Pemilu Jangan Buat Indonesia Pecah

” Nah kita belum tahu pasti, apakah batu gajah yang digunakan itu dari penambangan batu gajah di lahan milik perusahaan yang notabene adalah penambangan batubara. Dalam waktu dekat ini, kami akan melakukan pengecekan langsung ke lahan tersebut. Jika memang nanti ditemukan adanya penambangan Batu Gajah ,maka kita akan minta bukti perizinannya,” ujar Edi Sunandar (29/05/2017).

Namun ia sendiri belum dapat memastikan kebenaran adanya dugaan penambangan Batu Gajah.

” Tetapi dalam kasus ini, kita tetap masih menggunakan azas praduga tak bersalah,” singkat Edi. (Fer)

Share :

Baca Juga

Kabinet Indonesia Maju

Pemerintahan

Jokowi Bentuk Kabinet Indonesia Maju, IHSG Ditutup Menguat Tipis
Gedung MPR RI

Nasional

Pesantren Radikal Tak Terjangkau RUU Pesantren
kpu

Berita Utama

Pendaftaran Calon Anggota KPU Kabupaten/Kota Dibuka 2 Maret 2018, Ini Tahapan Lengkapnya

Pemerintahan

Jokowi Berikan Apresiasi Gerak Cepat Densus 88 Amankan Bom Tangsel
Gubernur Rohidin mersyah

Berita Utama

Masuki Tahap Appraisal, Gubernur Rohidin Ke PT HK Bicarakan Progres Jalan Tol
Wagub Terpilih Dedy

Pemerintahan

Dedy Ermansyah Terpilih Jadi Wagub Bengkulu, DPRD Segera Usul Penerbitan SK
Gubernur Rohidin menerima manajemen Hutama Karya

Berita Utama

Groundbreaking Tol Bengkulu-Lubuklinggau Dijadwal Maret 2019
KMK Unib

Berita Utama

Latihan Kepemimpinan UKM KMK Unib, Ada Aksi Sosial Hingga Analisa SWOT
error: Konten ini dirpoteksi !!