Irigasi Jebol, 175 Hektar Sawah Terancam Kering

April 12, 2016
Pemerintahan 0   138 views 0

PROGRES.id, BENGKULU SELATAN – Areal persawahan seluas kurang lebih 175 hektar di Desa Padang Lebar, Kecamatan Seginim terancam kekeringan. Ini setelah irigasi yang berfungsi untuk mengairi sawah itu jebol pada Selasa (12/04/2016) pagi.

Irigasi itu jebol baru diketahui setelah seorang warga bernama Ica (37) berjalan melalui irigasi itu.  Ia kemudian mendapati kondisi irigasi yang sudah jebol. Diduga, jebolnya irigasi itu akibat hujan deras yang mengguyur Bengkulu Selatan dan sekitarnya pada Senin (11/4/2016). Debit air yang meningkat tajam membuat irigasi tak mampu membendung arus air.

Menurut warga Desa Padang Lebar, Verdi (35), irigasi itu terbilang cukup tua, karena dibangun sekitar tahun 1986.

“Setahu saya, irigasi ini dibangun sudah lama, waktu saya masih kecil. Pembangunanya serempak dengan pembangunan bendungan Air Nipis Palak Bengkerung. Terus tahun 2013 lalu, ada pembagian aliran air, terutama untuk pengairan sawah,” jelasnya.

Ia berharap ada tindakan dari Pemkab Bengkulu Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan tindakan perbaikan.

“Supaya diperbaiki, karena sawah yang diairi ini sekitar 175 Hektar, jadi cukup luas dan banyak petani yang terkait di sini,” sampainya.(sar)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.