Kembalikan Ideologi Bangsa, Jokowi Buat Unit Pemantapan Pancasila

Desember 19, 2016
Pemerintahan 0   326 views 0

PROGRES.ID, JAKARTA- Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana kepresidenanya mengatakan akan membuat sebuah lembaga atau unit terkait pemantapan Pancasila termasuk bela negara di dalamnya yang terkoordinasi langsung di bawah presiden.

Dalam rapat terbatas yang dipimpinya dan dihadiri oleh Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Panjaitan dan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan HAM, Wiranto, Jokowi menjelaskan bahwa saat ini banyak negara di dunia termasuk negara-negara maju sedang gelisah karena toleransi yang mulai terkoyak, solidaritas sosial mulai terbelah, ketertiban sosial yang terganggu, dan semakin goyah dalam mengelola keberagaman dan perbedaan.

Apalagi sekarang, aksi terorisme, aksi ekstirmisme, dan radikalisme yang sedang melanda berbagai negara di dunia dinilai sangat meresahkan. menurutnya, mencari referensi dan nilai-nilai dalam menghadapi tatanan dan tantangan menjadi hal yang penting.

“Saya ingin mengingatkan Pancasila bahwa sebagai dasar negara, Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa tidak cukup hanya dibaca, diketahui, dihapalkan, ataupun dijadikan simbol pemersatu bangsa,” kata presiden dikutip dari Antara Senin, (19/12/16).

Jokowi melanjutkan, keberadaan Pancasila harusnya tidak menjadi slogan saja, Pancasila harus diamalkan, harus dikonkritkan, serta harus diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta di dalam kehidupan sehari-hari.
Pancasila juga harus menjadi ideologi yang bekerja dan terlembagakan dalam sistem serta dalam kebijakan baik di bidang ekonomi, politik, sosial, maupun budaya.

“Saya yakin hanya dengan itu kita akan punya pondasi yang kokoh dalam menghadapi setiap permasalahan yang ada serta bisa dengan percaya diri menyongsong masa depan kita,” katanya. (dsy)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.