KPI Nilai Teknologi Informasi Bisa Picu Pernikahan Dini

April 13, 2016
Pemerintahan 0   187 views 0

PROGRES.id, BENTENG – Berdasarkan data Non Goverment Organization (NGO) Koalisi Perempuan Indonesia (KPI), dalam kurun waktu satu tahun terakhir telah terjadi peningkatan angka pernikahan anak usia dini terutama di kalangan pelajar. Tercatat, ada puluhan remaja di Bengkulu Tengah harus putus sekolah karena menikah pada 2014.

KPI menuding, perkembangan teknologi dan informasi adalah salah satu pemicu pernikahan dini di kalangan pelajar itu.

“Mereka yang menikah dini itu adalah mereka yang mudah terpengaruh budaya negatif yang tersebar melalui perangkat teknologi dan informasi. Mereka tak mampu membendung dan menyaring informasi yang masuk ke gadget mereka, sehingga ditiru,” ungkap anggota KPI Bengkulu Tengah, Dian, Rabu (13/4/2016).

Selain itu, sambung Dian, tidak maksimalnya peran orang tua dalam mengawasi dan memberi pemahaman kepada putra-putrinya juga memperparah keadaan.

“Peran orang tua cukup penting. Jika pengawasan dan pendidikan adat dan agama kurang diterapkan dalam keluarga, tentu akan berdampak negatif terhadap pergaulan anak,” jelasnya.

Dia menjelaskan, ada beberapa faktor pernikahan dini yang terjadi di Bengkulu Tengah.

“Ada beberapa faktor, misalnya karena hamil duluan, kemudian desakan keluarga dan faktor ekonomi,” jelasnya.(hd)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.