Pastikan Sesuai Standar, Gubernur Rohidin Mersyah Sidak Bangunan Balai Buntar

Juli 17, 2019
Pemerintahan 0   150 views 0
Gubernur Rohidin tinjau balai

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat meninjau bangunan Balai Buntar (Foto: Media Center Pemprov Bengkulu/PROGRES.ID)

BENGKULU, PROGRES.ID – Proses pengerjaan Gedung Balai Buntar memasuki tahap pembangunan halaman, tempat parkir, gapura dan pagar. Komplek ini dikerjakan CV Putra Lindo dan masuk dalam penganggaran APBD Tahun Anggaran 2019.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meninjau langsung ke lokasi Balai Buntar, usai meresmikan pembangunan awal penataan kawasan pesisir di Pantai Panjang, Kota Bengkulu.

Rohidin ingin memastikan proses pengerjaan pada tahap ini dikerjakan sesuai dengan perencanaan. Ia bahkan melihat bahan material bangunan harus sesuai spesifikasi dan tukang (pekerja) yang berpengalaman. Ia menginginkan hasilnya nanti tidak mengecewakan.

“Pengawas lapangan dan OPD terkait, harus pantau terus proses pengerjaan pembangunan ini. Kalau perlu, para pekerja di tes dahulu, jika sesuai dan pas baru boleh dilanjutkan. Hal ini untuk mengantisipasi, agar hasil akhir bangunan tidak asal jadi,” tegas Rohidin saat meninjau gedung Balai Buntar, (17/7/2019).

Dihadapan para pekerja, Rohidin mengimbau agar proses pengerjaan harus dilakukan sesuai standar, karena ini akan digunakan untuk acara besar/seremonial yang akan menampung orang banyak.

“Ini fasilitas yang akan digunakan banyak masyarakat Bengkulu, jadi demi Bengkulu saya tekankan kepada semua pihak yang terlibat dalam proyek ini, dapat mengerjakan dengan penuh tanggung jawab dan komitmen kuat,” tukasnya.

Ditambahkan Rohidin, karena proyek lanjutan ini beda kontraktornya, maka harus ditinjau sejak awal agar hasilnya sesuai perencanaan. Melihat hasil akhir pembangunan balai buntar, dirinya sedikit kecewa dengan tatanan penerangan gedung tersebut, menurutnya ukuran lampu terlalu kecil, sehingga tidak sinkron dengan bangunan gedung yang luas.

“Jangan sampai seperti pembangunan sebelumnya, lampu yang digunakan tidak ‘matching’ atau pass dengan bangunan Gedung, dan beberapa kaca sudah banyak yang pecah. Maka untuk pembangunan lanjutan ini, kepada pengawas dan OPD teknis dapat secara ektra memberikan pengawasan. Kemudian juga pantau titik-titik yang dianggap butuh perbaikan, ataupun diberikan semacam tindakan lain untuk mempercantik gedung,” tutur Rohidin.

Sementara, Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu Mulyani mengatakan, pihaknya akan menjalankan perintah sesuai intruksi Gubernur. Terkait penataan lampu yang kurang sesuai, dirinya menjawab kontraktor tidak bisa merubah spesifikasi, jika dari awal perencanaannya seperti itu, jadi kita akan upayakan ubah pada anggaran tahun selanjutnya atau pada tahap rehab gedung.

“Dari perencanaan sudah begitu (tatanan lampu), kita tidak koreksi sampai disitu. Pihak kontraktor juga sudah tidak bisa tanggung jawab, karena sudah lewat masa pemeliharaan. Kalau bisa diajukan, tahun depan akan kita masukkan dalam APBD,” terang Bu Yani, sapaan akrabnya.(rilis)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.