Home / Pemerintahan

Rabu, 3 April 2019 - 10:45 WIB

Pertemuan NATO di Washington, Peringati Ulang Tahun ke-70

Markas besar NATO (Foto: Ordu.az)

Markas besar NATO (Foto: Ordu.az)

markas nato

Markas besar NATO (Foto: Ordu.az)

PROGRES.ID – Para menteri luar negeri Persekutuan NATO pekan ini berkumpul di Washington merayakan ulangtahun ke-70 persekutuan. Presiden Trump bersikap kritis terhadap persekutuan, melabrak para anggota karena kurang banyak mengeluarkan anggaran pertahanan dan terlalu bersandar pada Amerika. Para pemerhati mengamati dengan seksama bagaimana persekutuan mengatasi kegaduhan dalam tubuh sendiri pada ulangtahunnya ini.

Presiden AS Donald Trump hari Selasa (2/4) menerima kedatangan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg melakukan pembicaraan di Gedung Putih. Ketika masih berkampanye tahun 2016 Trump menandaskan pandangannya tentang NATO yang menggemparkan para anggota karena menggambarkan persekutuan sebagai ’usang’.

Trump menyebut apa yang dikatakannya selaku hilangnya fokus pada terorisme sementara berulangkali mengklaim bahwa Amerika memikul terlalu besar dari anggaran persekutuan.

Baca Juga |  KPK Terus Usut Kasus Suap Bupati Klaten: Dinasti Politik Hingga Keterlibatan pihak Lain.

Pakar kebijakan luar negeri Amerika umumnya mengatakan NATO merupakan salah satu aliansi militer yang paling berhasil dalam sejarah dan jauh dari usang.

“NATO telah memperlihatkan kemampuan menyesuaikan diri dengan perubahan, mulai dari berurusan dengan Russia ke mengatasi krisis di sisi selatan kawasannya sampai ke menangani isu seperti siber. Jadi NATO dapat menyesuaikan diri dan negara anggota menyediakan anggaran pertahanan yang lebih besar,” demikian kata Mark Simakovsky dari Dewan Atlantik kepada VOA.

Anggaran militer menjadi isu inti bagi Trump yang berulangkali mendesak negara sekutu di Eropauntuk memperbesar anggaran pertahanan mereka.

Baca Juga |  Bekuk Jamaika, Timnas Sepak Bola Putri AS Lolos ke Piala Dunia

“Tiap negara setuju menaikkan anggaran militer dalam tingkat belum pernah terjadi,” kata Trump kepada wartawan pada KTT NATO tahun lalu.

Anggaran dasar NATO menyebut negara anggota harus menyediakan sedikitnya 2% dari GDP mereka untuk militer tiap tahun. Namun, hanya 7 dari 29 anggota yang memenuhi ketentuan itu tahun lalu. Sebagian pakar mengatakan ketentuan 2% itu sangat penting.

Yang lain setuju anggaran pertahanan itu penting, tetapi berpendapat persekutuan pada dasarnya adalah soal kemampuan anggota untuk saling percaya, dan itulah yang sudah dirusak Trump.

Mark Simakovsky mengatakan para anggota sepakat menurunkan level pertamuan di Washington ke tingkat menteri luar negeri guna mengelakkan risiko mendapat kecaman dari Trump. (al)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Ternyata, Indonesia Pemungut Jenis Pajak Terbanyak Se-Dunia
KTP Elektronik

Hukum

Atasi Karut Marut Korupsi Pengadaan E-KTP, KPK Kewalahan
PPN dan PPDN Kemendag

Pemerintahan

Kemendag Ingin UKM Indonesia Bangun Jaringan Pemasaran

Pemerintahan

Irigasi Jebol, 175 Hektar Sawah Terancam Kering

Pemerintahan

Beri Penghargaan, Dirwan Posisikan Nizwardin Sebagai Staf Ahli

Pemerintahan

Luis Milla Resmi Latih Indonesia, Targetnya Emas SEA Games 2017
ponsel pintar

Pemerintahan

Pasar Ponsel Pintar Catat 2018 Sebagai Tahun Terburuk
Cuti bersama

Berita Utama

Cuti Bersama 22 Mei Batal, Jumat ASN Masih Masuk Kerja
error: Konten ini dirpoteksi !!