Ridwan Mukti: Ayo “Keroyok” Bengkulu

Mei 29, 2016
Berita Utama Pemerintahan 0   182 views 0

PROGRES.ID, JAKARTA – Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti menjelaskan bahwa saat ini Provinsi Bengkulu masih tertinggal dibanding provinsi lain di Sumatera. Bengkulu perlu dukungan (support) Pemerintah Pusat agar pembangunannya lebih cepat dan setara dengan provinsi lain. Hal itu diungkapkan RM, sapaan akrabnya, dalam talkshow yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Perantau Kepahiang (IKPK) di Anjungan Bengkulu, Taman Mini Indonesia Indah, Minggu (29/5/2016).

Baca: Bupati Minta IKPK Jadi Duta Kepahiang di Luar Daerah

“Sekitar 25 tahun lalu Kabupaten Gunung Kidul di Yogyakarta itu cukup tertinggal, tapi karena Pemerintah Pusat, masing-masing kementeriannya memberikan support dana dan program, akhirnya Gunung Kidul kini menjadi kabupaten yang maju. Jika Bengkulu dibangun juga dengan cara keroyokan seperti itu, maka Bengkulu juga akan cepat maju,” ungkap RM.

Ia mengatakan, Pemerintah Pusat saat ini lebih fokus membangun kawasan Indonesia Timur. Sementara, Bengkulu sebagai salah satu provinsi di Indonesia Bagian Barat seakan terlupakan.

“Saat ini fokus Pemerintah Pusat adalah membangun kawasan Indonesia Timur, ada program untuk Indonesia Timur, ada dana pembangunan untuk Indonesia Timur, padahal di depan mata, di Indonesia Barat ada Bengkulu yang masih membutuhkan pembangunan. Coba saja, Pemerintah Pusat keroyokan bangun Bengkulu seperti seperti membangun Gunung Kidul 25 tahun yang lalu, ayo keroyok bangun infrastruktur, keroyok bangun jalan,” terang Ridwan.

RM mengaku tidak akan membebani masyarakat Bengkulu untuk mendongkrak pembangunan tersebut. Ia meyakini masih mampu melakukan negosiasi kepada Pemerintah Pusat agar mengalirkan dana pembangunan ke Bengkulu.

“Saya tak meminta masyarakat untuk itu, saya sebagai Gubernur Bengkulu akan berjuang, menemui presiden, menemui menteri-menteri agar bisa mengalokasikan dana pembangunannya ke Bengkulu. Ini tugas saya,” tegas Ridwan.(pid)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.