Home / Berita Utama / Pemerintahan

Minggu, 29 Mei 2016 - 23:09 WIB

Ridwan Mukti: Ayo “Keroyok” Bengkulu

Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti didampingi Bupati Kepahiang dan anggota DPRD Provinsi Bengkulu dalam acara talkshow IKPK di TMII, Jakarta| Foto: Hendarman/PROGRES.ID

Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti didampingi Bupati Kepahiang dan anggota DPRD Provinsi Bengkulu dalam acara talkshow IKPK di TMII, Jakarta| Foto: Hendarman/PROGRES.ID

PROGRES.ID, JAKARTA – Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti menjelaskan bahwa saat ini Provinsi Bengkulu masih tertinggal dibanding provinsi lain di Sumatera. Bengkulu perlu dukungan (support) Pemerintah Pusat agar pembangunannya lebih cepat dan setara dengan provinsi lain. Hal itu diungkapkan RM, sapaan akrabnya, dalam talkshow yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Perantau Kepahiang (IKPK) di Anjungan Bengkulu, Taman Mini Indonesia Indah, Minggu (29/5/2016).

Baca: Bupati Minta IKPK Jadi Duta Kepahiang di Luar Daerah

“Sekitar 25 tahun lalu Kabupaten Gunung Kidul di Yogyakarta itu cukup tertinggal, tapi karena Pemerintah Pusat, masing-masing kementeriannya memberikan support dana dan program, akhirnya Gunung Kidul kini menjadi kabupaten yang maju. Jika Bengkulu dibangun juga dengan cara keroyokan seperti itu, maka Bengkulu juga akan cepat maju,” ungkap RM.

Baca Juga |  Media Center Pemprov Bengkulu: RM Tak Terjaring OTT, Tapi Dampingi Istri

Ia mengatakan, Pemerintah Pusat saat ini lebih fokus membangun kawasan Indonesia Timur. Sementara, Bengkulu sebagai salah satu provinsi di Indonesia Bagian Barat seakan terlupakan.

“Saat ini fokus Pemerintah Pusat adalah membangun kawasan Indonesia Timur, ada program untuk Indonesia Timur, ada dana pembangunan untuk Indonesia Timur, padahal di depan mata, di Indonesia Barat ada Bengkulu yang masih membutuhkan pembangunan. Coba saja, Pemerintah Pusat keroyokan bangun Bengkulu seperti seperti membangun Gunung Kidul 25 tahun yang lalu, ayo keroyok bangun infrastruktur, keroyok bangun jalan,” terang Ridwan.

Baca Juga |  Tercatat, 20 Jamaah Haji Indonesia Meninggal Dunia

RM mengaku tidak akan membebani masyarakat Bengkulu untuk mendongkrak pembangunan tersebut. Ia meyakini masih mampu melakukan negosiasi kepada Pemerintah Pusat agar mengalirkan dana pembangunan ke Bengkulu.

“Saya tak meminta masyarakat untuk itu, saya sebagai Gubernur Bengkulu akan berjuang, menemui presiden, menemui menteri-menteri agar bisa mengalokasikan dana pembangunannya ke Bengkulu. Ini tugas saya,” tegas Ridwan.(pid)

Share :

Baca Juga

Donald Trump

Berita Utama

Trump Pertimbangkan Penarikan Besar Pasukan dari Afghanistan
Minyak Arab Saudi

Berita Utama

Arab Saudi: Pasokan Minyak Dunia Mencukupi dan Cadangan Bertambah

Berita Utama

Pos TNI AU Ujung Genteng Dirusak Massa, Sudah Berakhir Damai
SMSI Bengkulu

Berita Utama

SMSI Provinsi Bengkulu Terbentuk, Ini Ketuanya

Berita Utama

Full Day School Menuai Pro dan Kontra
Alti

Berita Utama

Alti Firmansyah, Komikus Perempuan Indonesia yang Mendunia

Berita Utama

Tersangka TIC Kembalikan Kerugian Negara 1 M, Kajari: Terlalu Dini Bicara Keringanan Hukuman..

Berita Utama

Besok Polisi Operasi Besar-Besaran, Kabag Ops Korlantas Polri : Operasi Simpatik Bukan Razia, Tidak Boleh Ada Tindakan
error: Konten ini dirpoteksi !!