Home / Nasional / Peristiwa

Sabtu, 7 Januari 2017 - 01:22 WIB

“Fitsa Hats” jadi Viral, Habib Novel Kembali Polisikan Ahok

Meme Fitsa Hats yang Beredar di Media Sosial / Foto : Instagram.

Meme Fitsa Hats yang Beredar di Media Sosial / Foto : Instagram.

PROGRES.ID, JAKARTA –  Kisah tentang Frasa “Fitsa Hats” yang menjadi viral dan banyak menjadi meme di media sosial beberapa hari belakangan ini, ternyata berlanjut. Sekjen DPD FPI DKI Jakarta Habib Novel Chaidir Hasan Bamukmin kembali melaporkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke polisi dengan tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik. Ahok dianggap sengaja melontarkan “Fitsa Hats” untuk memfitnahnya.

Untuk itu, Novel menyertakan barang bukti berupa rekaman Ahok yang mengatakan ‘Ada satu saksi yang namanya Habib Novel yang merasa malu bekerja di Pizza Hut milik Amerika Serikat sehingga sengaja mengubah kata Pizza Hut menjadi ‘Fitza Hats’. Selain itu, Novel menyertakan foto kopi berita di beberapa media online.

Sebagaimana diketahui, sidang keempat dugaan penistaan agama Ahok, di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, pada Selasa kemarin (03/01/2016) selain berlangsung panas ternyata juga menyimpan sekelumit kisah lucu terkait kata ‘Pizza Hut’ yang menjadi ‘Fitsa Hats’.

Frasa ini menjadi terkenal,  setelah dilontarkan Ahok untuk menyindir saksi Sekretaris Jenderal DPD FPI Jakarta, Habib Novel. Usai persidangan, Ahok menyebut Novel sengaja menyamarkan nama tempat kerjanya. Novel memang pernah bekerja di restoran asal Amerika, Pizza Hut, pada tahun 1992-1995, namun dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tertulis “Fitsa Hats”.

Baca Juga |  Hasil Quick Count CSIS-Cyrus : 7 Parpol Diperkirakan Tak Lolos ke DPR

Menurut Novel, kesalahan itu tidak terletak padanya, namun polisi yang mengetik BAP tersebut. Sebab, saat itu dia hanya menjawab pertanyaan penyidik secara lisan.

“Yang memang kebenaran yang ketik ini AKBP Tarmadi, dia ini kan sudah mendekati masa pensiun yang enggak paham tulisan Pizza Hut itu bagaimana, pokoknya bunyinya begitu,” ucap Novel.

Seperti dilansir Liputan6.com, Novel juga mengaku, dia keluar dari perusahaan asal Amerika itu bukan karena alasan tersebut. Melainkan karena sudah mendapat pekerjaan baru. Bagi Novel, tak masalah mencari nafkah di perusahaan yang dipimpin non-Islam.

“Ya enggak lah. Itu kan untuk kedaulatan. Al Maidah konteksnya untuk kenegaraan, kepemerintahan dan juga di daerah mayoritas. Kalau di daerah minoritas seperti Bali, Papua, ayat itu tidak berlaku, itu toleransi, dan saya sampaikan itu di Bawaslu. Lakum dinukum waliadin,” Ujar Novel.

Baca Juga |  Inilah Publik Figur yang Meninggal Dunia Akibat Tsunami Selat Sunda

Ahok Kembali Sindir Novel

Sementar itu, dikutip dari detik.com, Ahok menanggapi santai laporan Novel tersebut. Ahok mengaku tidak mau ambil pusing terhadap laporan yang terus-menerus dilakukan oleh Novel atas dirinya.

“Minimal kita dapat ide baru kalau mau bikin bisnis ‘Fitsa’ Italia. Kita mungkin dari Indonesia bisa jadi jaringan internasional,” canda Ahok pada wartawan di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (5/1/2017).

Saat dikonfirmasi soal pernyataan Novel yang mengatakan restoran Pizza Hut berasal dari Italia, Ahok pun kembali menyindir Novel. Ahok menyarankan Novel untuk mengeceknya lagi lewat Google sebelum mengatakan Pizza Hut berasal dari Italia.

“Aduh, makanya kadang-kadang, ya katanya pintar. Cari di Google saja, Pizza Hut itu semua orang tahu dari tahun 1958 didirikan dua bersaudara di Amerika,” sindir Ahok. (Dsy)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Sempat Rusuh, Bupati, TNI dan Polri Turun, Suasana Kondusif

Berita Utama

Besok, Raja Salman Akan Berlibur di Bali Selama Enam Hari

Berita Utama

Air PDAM Tak Kunjung Mengalir, Warga Dua Kecamatan Di Kepahiang Krisis Air Bersih
tsunami selat sunda di lampung

Berita Utama

Inilah Publik Figur yang Meninggal Dunia Akibat Tsunami Selat Sunda
Polres RL

Peristiwa

Demi Belanja, Burung Merpati Milik Paman Sendiri Disikat

Berita Utama

Konsumsi Tembakau Hanoman, Andika Eks Peterpan Diciduk Satnarkoba Polrestabes Bandung

Berita Utama

14 Bom Tangsel Ditemukan, Polisi Sita Barang Bukti
Unjukrasa PT CBS

Berita Utama

Demo PT CBS, Puluhan Warga dan Aparat Polisi Bentrok
error: Konten ini dirpoteksi !!