Home / Politik

Selasa, 24 November 2020 - 17:34 WIB

Hasil Survei Fixpoll Agusrin-Imron Menang, Helmi-Muslihan Paling Buncit

Direktur Fixpoll Indonesia membeberkan hasil survei lembaganya (Foto: RBO)

Direktur Fixpoll Indonesia membeberkan hasil survei lembaganya (Foto: RBO)

BENGKULU, PROGRES.ID – Lembaga survei Fixpoll Indonesia merilis hasil survei Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu pada Senin (23/11/2020). Hasilnya, Pasangan Calon (Paslon) Agusrin Maryono Najamudin-Imron Rosyadi keluar sebagai pemenang. Posisi paling buncit justru diterima Helmi-Muslihan dalam survei ini.

Fixpoll menyebut survei mereka melibatkan 1.640 orang responden. Survei ini digelar pada 16 hingga 20 November 2020. Metode yang dilakukan dalam survei ini adalah dengan wawancara tatap muka dan simulasi pencoblosan. Fixpoll mengklaim survei mereka memiliki margin of error 2,5%.

“Survei ini dilakukan pada 16 hingga 20 November 2020,” ucap Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia, Mohammad Anas RA seperti dilansir Detik News dalam berita berjudul ‘Survei Fixpoll Pilgub Bengkulu: Eks Gubernur Ungguli Rohidin hingga Helmi’.

Baca Juga |  Pilih Ma'ruf Amin Jadi Cawapres, Jokowi Rencana Daftar Jumat Pagi ke KPU

Anas membeberkan, paslon Agusrin-Imron meraup 42,9 Persen suara responden, Rohidin-Rosjonsyah mendapat 30,7% suara responden dan Helmi-Muslihan hanya mendapat 16,4% suara responden. Anas menyebut, ada 7,7% responden tidak berkenan mengikuti simulasi pencoblosan dan 2,3% dinilai salah.

“Tingkat elektabilitas pasangan calon, Helmi-Muslihan mendapat 16,4%, Rohidin-Rosjonsyah 31,2%, dan Agusrin-Imron 43,1%,” bebernya.

Isu SARA Gerus Elektabilitas Helmi-Muslihan

Sementara itu, dinukil dari AntaraNews.com, anjloknya elektabilitas Helmi Hasan-Muslihan karena faktor isu SARA (Suku, Agama, Ras dan Antargolongan) atau isu putra daerah. Helmi-Muslihan dinilai responden bukan representasi suku asli di Provinsi Bengkulu.

Akibat isu SARA tersebut, elektabilitas Helmi-Muslihan anjlok 3,3 persen dibanding survei Fixpoll pada Juli lalu yang mencapai 19,7 persen.

“Yang paling mempengaruhi turunnya dukungan ke Pak Helmi itu karena faktor isu putra daerah,” sampai Anas yang merilis hasil survei lembaganya dengan tema potret perilaku masyarakat dan menakar peluang calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu.

Baca Juga |  Guru Besar Hingga Ketua PWI Isi Timsel Calon Anggota KPU Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu

Anas menuturkan, dua paslon, baik Rohidin Mersyah-Rosjonsyah dan Agusrin Maryono Najamudin-Imron Rosyadi dinilai sebagai putra daerah Bengkulu yang mewakili dua suku besar di Provinsi Bengkulu, yaitu Suku Serawai dan Suku Rejang. Sedangkan Helmi Hasan diketahui berdarah Lampung, dan pasangannya Muslihan Diding Sutrisno berdarah Jawa.

“Suku Serawai punya dua calon gubernur yaitu Pak Rohidin dan Pak Agusrin dan Suku Rejang juga sama-sama punya dua calon wakil gubernur yaitu Pak Rosjonsyah dan Pak Imron,” kata Anas.

 

Sumber: Detik.com, Antaranews.com

Share :

Baca Juga

Kunjungan Sandiaga

Berita Utama

Kunjungi Bengkulu, Sandiaga Uno Blusukan ke Pasar Panorama dan Cuci Muka di Rumah Bung Karno
Prabowo temui Said Aqil Siradj

Berita Utama

Prabowo-Sandi Temui Pimpinan NU, Said Aqil: Kita Akan Buatkan Kartu Anggota NU
Jokowi Prabowo

Nasional

Survei SMRC: Elektabilitas Jokowi Unggul Belasan Persen dari Prabowo
Direktur Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandi

Berita Utama

Laporan Tak Penuhi Kriteria, Bawaslu Tolak Laporan Dugaan Kecurangan Pemilu BPN Prabowo-Sandi
Peluncuran IKP 2020

Berita Utama

Luncurkan IKP, Bawaslu Sebut Provinsi Bengkulu 5 Besar Daerah Rawan Pilkada 2020
Kampanye Jokowi

Berita Utama

Tutup Kampanye di GBK, Jokowi: Pilih Pemimpin yang Datang dari Rakyat
Heri Budianto

Berita Utama

Heri Budianto: Waspadai “Politisi Instan”
Pernyataan sikap

Berita Utama

Di Rakerda IV DPD PDIP Bengkulu, Seluruh DPC Mantap Usung Megawati Jadi Ketum