Buka Konferprov II PGRI Bengkulu, Gubernur Rohidin Dorong Guru Kian Profesional

konferprov pgri
Pengurus PGRI Provinsi Bengkulu berfoto bersama Gubernur Bengkulu pada Konferprov II PGRI Provinsi Bengkulu (Foto: Media Center Prov Bengkulu/PROGRES.ID)

BENGKULU, PROGRES.ID – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyebut Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) merupakan organisasi guru terbesar di Indonesia. Melalui organisasi ini, Rohidin berharap kinerja dan profesionalitas guru dapat semakin baik.

Demikian diungkapkannya saat menyampaikan sambutan pada acara Konferensi Kerja Provinsi (Konferprov) II Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Bengkulu di Hotel Sinar Sport Bengkulu, Sabtu (28/05/2022).

Bacaan Lainnya

“PGRI ini organisasi guru terbesar. Tidak ada alasan semua guru di Provinsi Bengkulu untuk tidak tergabung di organisasi PGRI. sejauh ini hanya PGRI yang mampu menjadi wadah para guru dapat terlindungi, kesejahteraannya diperjuangkan meningkat dari organisasi ini, dan tentu perannya lebih efektif,” ujar Rohidin.

Rohidin menyebut, ada sejumlah usulan dari PGRI kepadanya, yaitu usulan formasi PPPK untuk guru PAUD dan TK termasuk untuk tenaga pendidikan (TU, penjaga sekolah, petugas kebersihan).

“Kami sepakat dengan usulan itu dan kami akomodir. Usulan ini nanti akan diteruskan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar nanti bisa sinkron pada rapat teknis bersama Kemenpan RB serta Kemenkeu,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Provinsi Bengkulu Haryadi melaporkan, Konferprov II PGRI Provinsi Bengkulu  merupakan kegiatan rutin guna mengevaluasi kinerja kepengurusan PGRI usai dilantik pada 2020 lalu.

“Semenjak kepengurusan dilantik 10 Agustus 2020, pengurus PGRI telah melakukan upaya perjuangan kesejahteraan dan perlindungan keanggotaan PGRI sehingga mutu pendidik dan kependidikan dapat meningkat,” terangnya.

Ia menambahkan, beberapa waktu lalu, PGRI telah melakukan MoU bersama Mabes Polri di Jakarta dalam rangka perlindungan hukum, perlindungan terhadap profesi pendidik dan tenaga pendidikan yang ada di Indonesia.

“Mungkin, hal ini dapat ditindaklanjuti hingga ke daerah khususnya Polda Bengkulu dan selama ini sangat bagus. Terima kasih atas perlindungan terhadap tenaga pendidikan,” terang Haryadi yang juga Sekretaris Daerah Bengkulu Utara ini.

 

Baca berita dan artikel lainnya dari Progres.id di Google News

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.