Home / Regional

Selasa, 23 April 2019 - 23:39 WIB

Kehadiran STIESNU Diharap Dorong Kemajuan Bengkulu

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meresmikan gedung lantai 2 STIES NU dan Masjid Baitul Salam Mumawaroh (Foto: Media Center Pemprov Bengkulu)

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meresmikan gedung lantai 2 STIES NU dan Masjid Baitul Salam Mumawaroh (Foto: Media Center Pemprov Bengkulu)

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meresmikan gedung lantai 2 STIES NU dan Masjid Baitul Salam Mumawaroh (Foto: Media Center Pemprov Bengkulu)

BENGKULU, PROGRES.ID – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIES NU) merupakan salah satu lembaga perguruan tinggi swasta keagamaan di Bidang Ekonomi Syariah. Lulusan STIESNU diharapkan memberikan warna bagi dunia pendidikan perguruan tinggi berbasis syariah.

“Lulusan STIES NU diharapkan mampu memberikan sesuatu di dunia pendidikan syariah, sebab kedepan hal-hal berbasis syariah akan terus berkembang dan diminati,” ujar Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat meresmikan Gedung Lantai II STIES NU dan Masjid Baitul Salam Munawaroh (BSM) di Sukarami Kota Bengkulu, Selasa (23/4/2019).

Menurutnya, momen ini menandai hakikat kita sebagai manusia untuk wajib menjaga Qalbu untuk tetap benar-benar bersih dan terus dijaga hingga akhir hayat. Kemudian, disisi lain akal juga terus diasah dalam dunia sekolah, diisi dengan ilmu pengetahuan agar terus berkembang. Gedung pendidikan yang berdiri sesuai dengan perencanaan awal, alokasi pendanaan dari pemerintah provinsi Bengkulu sebesar 500 juta dimanfaatkan dengan baik oleh pengurus STIES NU.

Baca Juga |  Menyoal Covid-19, Pemprov Bengkulu Rancang Realokasi APBD 2020

“Dalam satu momen, dua fungsi  penggerak kehidupan diresmikan hari ini, yaitu Masjid dan Lembaga pendidikan. Ketika gedung dan fasilitas sudah representatif tentu menambah semangat mahasiswa, dosen untuk terus berkembang sebagai pusat keilmuan ekonomi syariah,” ungkap Rohidin

Terakhir, fokus pemerintah untuk terus mendorong pembangunan fisik infrastruktur tentu tidak melupakan pembinaan pemberdayaan keumatan perempuan dari dua organisasi Islam, Nahdatul Ulama (Muslimat) dan Muhammadiyah (Aisyiyah).

Baca Juga |  Gubernur Rohidin Buka Seleksi JPD XII Tahun 2019 di Kabupaten Benteng

“Muslimat dan Aisyiyah terus didorong untuk terus berdakwah dan pemberdayaan masyarakat dengan program-program sosial, ekonomi kemasyarakatan. Mudah-mudahan dengan dua sisi ini dipertemukan 5 hingga 10 tahun kedepan Provinsi Bengkulu lebih maju dan berkembang. Dan mungkin, beberapa hari kedepan kita akan bantu dengan kendaraan operasional dan bukan tidak mungkin ormas lainnya mendapatkan hal yang sama,” tutup Rohidin.

Pada kesempatan yang sama, Dewan pembina STIES NU Prof. Dr. Sirajuddin menyampaikan kehadiran STIES NU sebagai perguruan tinggi NU bukan semata memberikan manfaat bagi organisasi namun daerah juga ikut, apalagi pemerintah daerah sangat mendukung STIES NU untuk terus berkembang.

“STIES NU diharapkan mendukung kemajuan daerah dari dunia pendidikan, ilmu keagamaan dan ekonomi saling berkaitan,” jelas Sirajuddin yang juga menjabat sebagai Rektor IAIN Bengkulu.(rls)

Share :

Baca Juga

ilustrasi gempa

Peristiwa

Gempa Magnitudo 5,3, BMKG Imbau Warga Waspada Gempa Susulan
Gubernur tinjau banjir

Berita Utama

Gubernur Rohidin Tinjau Banjir, Terjebak Jalan Rusak, Naik Perahu Karet Hingga Dijemput BPBD

Berita Utama

Harga Getah Karet Muko-Muko Naik Rp.500, Petani Dihimbau Sadap Sendiri

Regional

Oksigen Konsentrator dari Kemenkes RI Sangat Membantu untuk Penanganan COVID-19 di Bengkulu – PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU

Regional

Tinjau Vaksinasi Ibu Hamil, Gubernur Rohidin Ingin Pastikan Berjalan Aman dan Lancar – PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU

Regional

Rosjonsyah Evaluasi Sistem Perencanaan BPKD untuk Optimalkan PAD – PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU

Regional

Paskibraka Bengkulu tahun 2021 Resmi Dibubarkan – PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU

Regional

Adu Kuat Berebut Proyek, Nama Istri Wali Kota Yogya Disebut