Home / Hukum / Regional

Selasa, 24 November 2020 - 19:32 WIB

Merasa Dirugikan Soal Izin Tambak Udang, Warga Ini Akan Gugat Pemkab Kaur

KAUR, PROGRES.ID – Pemerintah Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu akan digugat secara perdata terkait kasus perizinan usaha budidaya tambak udang di kabupaten tersebut. Gugatan akan dilayangkan oleh mantan pengusaha sekaligus mantan terdakwa dalam kasus perizinan tambak udang atas nama Ade Feriwan. Ade akan menggugat lantaran merasa dirugikan secara hukum maupun secara materil akibat kasus tersebut.

Kuasa hukum Ade Feriwan, Firnandez Maurisya mengatakan, kasus ini bermula pada Oktober 2019 lalu. Saat kliennya disangkakan oleh Polres Kaur dan didakwa oleh JPU Kejaksaan Negeri Kaur menjalankan usaha budidaya tambak udang tanpa mengantongi izin. Kenyataannya, Pemkab Kaur tidak memiliki Peraturan Daerah (Perda) untuk menerbitkan izin usaha perorangan tersebut, sehingga kliennya merasa tidak perlu mengurus izin.

Baca Juga |  Bawaslu Rekomendasi 6 Petahana Didiskualifikasi, di Kaur Salah Satunya

Ade lalu didakwa dengan undang-undang perikanan hingga divonis 2 tahun penjara, dan mengajukan banding. “Klien saya melakukan upaya kasasi ke Mahkamah Agung, dan akhirnya divonis bebas, sesuai kasasi putusan Mahkamah Agung semua barang bukti harus dikembalikan ke kliennya,” ujar Firnandez.

Tak hanya menggugat itu, Ade bersama kuasa hukumnya juga akan melakukan praperadilan rehabilitasi nama baik, dan akan melayangkan gugatan perdata ke Pemkab Kaur.

“Karena faktanya Pemkab Kaur tidak mempunyai Perda untuk menerbitkan izin tambak. Kami juga akan melaporkan pihak-pihak dari saksi Pemkab Kaur yang memberikan keterangan tidak benar dalam kasus ini,” tambah Firnandez.

Baca Juga |  Ini Petahana yang "Tumbang" Pada Pilkada Serentak 2020 di Provinsi Bengkulu

Sementara itu, sesuai putusan kasasi MA, Selasa (24/11/2020), Kejari Kaur telah melakukan eksekusi putusan MA, dengan mengembalikan seluruh barang bukti yang disita dalam kasus ini, berupa alat-alat tambak.

“Dalam putusan MA tertanggal 13 Oktober 2020, menyatakan Ade Feriwan bin Syafri Syarif tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana dalam dakwaan tunggal penuntut umum, membebaskan terdakwa dari dakwaan tersebut, sehingga hari ini kita lakukan eksekusi putusan tersebut, dengan mengembalikan barang bukti kepada terdakwa,” ujar Kasi Pidsus Kejari Kaur, Ellyas Mozart.(hdn)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Dugaan Korupsi Jalan Pulau Enggano Tahun 2016, Kejati Bengkulu Geledah 4 Ruangan Dinas PU Pera
Buaya

Berita Utama

Seorang Perempuan Florida Kedapatan Sembunyikan Anak Buaya di Dalam Celana
presiden joko widodo

Berita Utama

Jokowi Gerah, Pajak Membuat Pegawai Jadi Oportunis
Laode m syarif

Berita Utama

Waka KPK Laode M Syarif Sebut Bengkulu Salah Satu Provinsi yang Dipantau KPK
Satgas KPK keluar gedung PN Kepahiang

Berita Utama

KPK OTT Lagi di Bengkulu, Kabarnya yang Ditangkap Hakim & Panitera

Berita Utama

Polres Rejang Lebong Amankan Wanita Pemilik 8.300 Pil Koplo dan 500 Pil Trihexyphenidyl
Jambore Pemuda Daerah

Pemerintahan

Gubernur Rohidin Buka Seleksi JPD XII Tahun 2019 di Kabupaten Benteng

Hukum

Pakai Narkoba, Anggota TNI Bisa Dipecat
error: Konten ini dirpoteksi !!