pubmatic.com, 157566 , DIRECT, 5d62403b186f2ace

Media Terverifikasi Dewan Pers Bisa Jadi Penayang Iklan Digital Tadex

tadex logo
Logo Tadex

PROGRES.ID – Media-media siber yang telah terverifikasi Dewan Pers dapat menjadi penayang iklan digital Tadex. Sebuah platform iklan digital baru yang disebut-sebut bakal menyaingi Google Ads di Indonesia.

Tadex didirikan berkat kerjasama Telkom Group yang terdiri dari Telkomsel, Metranet dan MD Media bersama Dewan Pers (DP) dan Task Force Media Sustainability.

Direktur Utama PT Telkom Indonesia, Ririek Adriansyah seperti dilansir dari Kompas.com mengungkapkan, Tadex hadir dengan tujuan meminimalisir dampak negatif atas perkembangan platform periklanan digital yang beroperasi secara global.

“Sejak berkembangnya digital publisher asal luar negeri, portofolio iklan media online lokal menurun drastis,” jelas Ririek dalam peluncuran Tadex yang digelar secara daring melalui telekonferensi Zoom, Selasa (29/6/2021).

Penayang Terbatas Bagi Media Terverifikasi DP

Agak berlebihan memang jika disebut-sebut bakal menyaingi Google Ads atau Facebook Ads. Pasalnya, penayang iklan digital Tadex masih terbatas bagi media daring milik perusahaan pers yang sudah terverifikasi Dewan Pers. Artinya, para blogger dan webmaster yang bukan bagian dari media mainstream belum bisa bergabung dalam program ini untuk jadi publisher.

Program ini cukup menarik bagi pelaku usaha media. Terlebih lagi, sejak pandemi covid-19 melanda dunia, banyak perusahaan media di daerah tumbang dan bahkan ada yang harus berhenti terbit. Penghasilan media di daerah yang mayoritas mengandalkan iklan Pemerintah Daerah harus terimbas karena pemangkasan anggaran.

Sama seperti program besutan Google, yakni Google AdSense, setidaknya program Tadex ini mampu menambah penghasilan media siber di Indonesia untuk tetap bertahan. Dengan kunjungan (traffic) yang tinggi, media siber akan mampu menambah pendapatan dari bagi hasil penayangan iklan digital.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.