Home / Sains dan Teknologi

Senin, 5 Desember 2016 - 19:36 WIB

Peneliti Temukan Hewan Sejenis ‘Lebah’ dalam Laut

Kehidupan di bawah laut | Foto: Digaleri.com

Kehidupan di bawah laut | Foto: Digaleri.com

PROGRES.ID, JAKARTA – Dalam eksperimen tim peneliti di jurnal Nature Communications baru-baru ini ditemukan bukti adanya kehidupan makhluk semacam lebah di dalam laut. Disebut demikian, karena makhluk yang cuma dapat dilihat dengan mikroskop itu dipastikan memiliki peran penting dalam menyebarkan serbuk bunga di dasar laut.

Meski hanya mirip, binatang tersebut sesungguhnya adalah cacing dan krustasea laut. Dalam penelitian yang dipimpin Brigitta van Tussenbroek dari National Autonomous University of Mexico, hewan tanpa tulang pungggung itu selalu mengerubuti tanaman laut tropis yang disebut rumput kura-kura (Thalassia testudinum). Karena dari tumbuhan tersebutlah, makhluk mikroskopik tersebut mendapatkan nutrisi.

Baca Juga |  Ada Gerhana Matahari 26 Desember 2019, Ini Data Keterlihatannya di Provinsi Bengkulu

“Dalam penelitian ini, kami menunjukkan bahwa hewan invertebrata mendatangi rumput laut T.testudinum memenuhi syarat untuk dianggap sebagai agen penebar serbuk bunga,” ujar tim peneliti di jurnal Nature Communications seperti yang dilansir CNN Minggu, (4/12/16).

Layaknya lebah, serbuk sari tumbuhan tersebut menempel pada hewan-hewan mikroskopis ini dan ketika berpindah ke rumput lain, serbuk sari tadi ikut terbawa dan jatuh di atasnya. Temuan ini sekaligus membantah anggapan bahwa penyebaran serbuk bunga di laut hanya bisa terjadi lewat arus saja. Sebelumnya, kalangan peneliti cukup yakin bahwa satu-satunya cara semua tumbuhan di dasar laut berkembang biak adalah secara abiotik.

Baca Juga |  Atasi Krisis Air, Pemkab Bengkulu Selatan Segera Bangun Bendungan

Meski demikian, mereka tetap beranggapan bahwa air adalah medium utama dalam penyebaran serbuk rumput kura-kura. Hanya saja, faktor hewan laut berukuran mikro ini dipercaya meningkatkan keberhasilan reproduksi sang tumbuhan. Apalagi, Studi Tussenbrook ini hanya melihat satu spesies tumbuhan. Sehingga, tak bisa diambil kesimpulan yang sama apakah reproduksi tumbuhan laut lain juga dibantu hewan-hewan mikro. (dsy)

Share :

Baca Juga

Siswa berprestasi

Berita Utama

Teliti Manfaat Daun Nona dan Daun Pinang Siswa Bengkulu Selatan Raih Juara 1 LKTI se-Sumbagsel
Astronot Pertama

Internasional

Astronot Pertama Uni Emirat Arab Berlatih dengan Awak ISS
Tahura Djuanda

Berita Utama

Peneliti LIPI Temukan Rongga di Bawah Tahura Djuanda
Gerhana bulan

Berita Utama

Akan Ada Gerhana Bulan Sebagian Pada 7-8 Agustus 2017 Ini
Habibie

Berita Utama

Kecerdasan Habibie Lampaui Enstein, Leonardo da Vinci dan Stephen Hawking
SpaceX Satelit Indonesia

Berita Utama

SpaceX Berhasil Luncurkan Satelit Merah Putih Milik Telkom ke Orbit
Ilustrasi panas terik

Lingkungan

Jaringan Satelit Uni Eropa Perkirakan 2019 Jadi Tahun Terpanas Sepanjang Sejarah
Anggota Dewan Pers Agus

Berita Utama

Ingin Berdaulat Digital, Harus Kuasai 3 Hal Ini, Indonesia Baru Punya Satu
error: Konten ini dirpoteksi !!