PROGRES.ID – Liverpool mulai membuka peluang untuk merekrut gelandang AS Monaco sekaligus pemain Timnas Senegal, Lamine Camara, pada 2027. Ketertarikan tersebut muncul setelah rencana kepindahan Camara ke Chelsea secara mengejutkan kandas menjelang penutupan bursa transfer musim panas.

Chelsea sebelumnya berada di posisi terdepan untuk mendapatkan tanda tangan Camara. Klub London tersebut bahkan telah mencapai kesepakatan dengan Monaco terkait biaya transfer yang disebut mencapai 47 juta poundsterling.

Proses kepindahan Camara ke Stamford Bridge juga sudah berada di tahap akhir. Sang pemain dikabarkan telah menyetujui persyaratan pribadi dan menjalani pemeriksaan medis. Namun, Monaco secara tiba-tiba menghentikan transfer tersebut dan memutuskan mempertahankan gelandang berusia muda itu.

Situasi tersebut kemudian membuka peluang bagi Liverpool. Menurut jurnalis transfer talkSPORT, Ben Jacobs, The Reds sebenarnya belum berniat membawa Camara ke Anfield pada bursa transfer kali ini.

Liverpool justru disebut telah menyampaikan kepada Monaco dan perwakilan Camara agar menunggu hingga 2027.

“Liverpool tidak menginginkan Lamine Camara sekarang. Mereka tidak pernah menjajaki transfernya,” kata Jacobs di talkSPORT.

Liverpool dinilai belum membutuhkan tambahan gelandang dalam waktu dekat karena masih memiliki Alexis Mac Allister dalam skuad. Meski demikian, klub tetap menunjukkan ketertarikan terhadap Camara untuk rencana jangka panjang.

Jacobs menyebut komunikasi Liverpool dengan Monaco dan pihak Camara lebih merupakan langkah antisipasi apabila transfer ke Chelsea gagal terealisasi.

“Alexis Mac Allister masih berada di klub. Namun, pemahaman saya, Liverpool mengatakan kepada Monaco, ‘Tunggu’. Liverpool juga mengatakan kepada Camara, ‘Tunggu’,” ujarnya.

Menurut Jacobs, Liverpool juga tidak berusaha mengganggu negosiasi yang sebelumnya berlangsung antara Chelsea dan Monaco. Minat The Reds baru diarahkan sebagai opsi masa depan jika kesepakatan Camara dengan Chelsea benar-benar batal.

“Kami tidak mengatakan Liverpool ikut campur dalam transfer Camara ke Chelsea. Liverpool hanya menyampaikan kepada Monaco dan Camara jika kepindahan itu gagal, Liverpool akan kembali mengejarnya pada 2027,” jelas Jacobs.

Camara Kecewa Transfer ke Chelsea Gagal

Di sisi lain, kegagalan transfer tersebut dikabarkan membuat kubu Lamine Camara kecewa. Jurnalis TEAMtalk, Graeme Bailey, melaporkan bahwa pihak pemain merasa keberatan dengan keputusan Monaco yang membatalkan kesepakatan ketika proses transfer sudah hampir selesai.

Sumber yang dikutip Bailey menyebut keputusan Monaco sebagai sesuatu yang mengejutkan karena seluruh proses sebelumnya telah berjalan sesuai kesepakatan.

“Ini mengejutkan. Semuanya sudah selesai dan disepakati. Monaco mengingkari kesepakatan dan tindakan mereka tidak profesional. Tidak ada cara lain untuk menggambarkannya,” kata sumber tersebut.

Camara sendiri sebelumnya disebut sudah bersiap meninggalkan Monaco dan melanjutkan karier di London. Ia bahkan dikabarkan telah berkomunikasi secara intensif dengan Xabi Alonso terkait rencana kepindahannya.

Sumber yang sama mengatakan Camara sangat antusias dengan kemungkinan bermain untuk salah satu klub besar Eropa dan bekerja bersama Alonso.

“Lamine sudah siap untuk pindah, sangat bersemangat untuk bergabung dengan salah satu klub terbesar di Eropa dan bekerja bersama Xabi Alonso, yang sudah berbicara panjang dengannya dalam proses menuju kepindahan ini,” ujarnya.

Kini, Camara harus kembali memperkuat Monaco setelah transfer yang sempat dianggap hampir pasti tersebut batal. Di tengah kekecewaan itu, muncul kemungkinan baru bahwa Liverpool akan menjadi salah satu klub yang mengejar tanda tangannya pada 2027.