Pemimpin partai Reform U.K., Nigel Farage, memilih untuk tetap bersikap agresif dalam menghadapi penyelidikan yang sedang berlangsung. Langkah politik Farage ini dinilai mengadopsi strategi yang biasa digunakan oleh Donald Trump.
Farage, yang sebelumnya sempat mundur dari Parlemen sebelum akhirnya berhasil merebut kembali kursinya pada hari Kamis, menyatakan keyakinannya bahwa isu tersebut tidak memengaruhi dukungannya. Ia menegaskan bahwa para pemilih tidak memedulikan berbagai tuduhan terkait dugaan pelanggaran finansial yang diarahkan kepadanya.
Sumber: nytimes.com
