PROGRES.ID — SC Heerenveen resmi mendapatkan bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, dari FC Twente. Pemain berusia 25 tahun itu menandatangani kontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan satu musim.
Kepindahan Hilgers ke Heerenveen turut mendapat sorotan dari mantan pelatih klub tersebut, Gertjan Verbeek. Ia mempertanyakan profesionalisme sang pemain dengan merujuk pada persoalan yang sempat terjadi antara Hilgers dan FC Twente pada musim sebelumnya.
Sebelum transfernya ke Heerenveen rampung, Hilgers sempat tidak masuk dalam skuad utama FC Twente. Situasi tersebut berkaitan dengan keputusan sang pemain yang menolak tawaran perpanjangan kontrak. Perselisihan itu bahkan sempat melibatkan asosiasi pemain sepak bola Belanda.
Kondisi Hilgers juga sempat diperburuk oleh cedera anterior cruciate ligament (ACL) yang membuatnya harus menepi dalam waktu cukup panjang.
Verbeek menilai berbagai persoalan tersebut membuat Hilgers sulit dianggap sebagai pemain yang bisa diandalkan.
“Hilgers tidak dapat diandalkan, baik dalam urusan agennya maupun bagaimana dia berkomunikasi dengan FC Twente musim lalu,” ujar Verbeek.
Menurut Verbeek, absennya Hilgers dari aktivitas tim menjadi salah satu alasan dirinya mempertanyakan sikap profesional bek tersebut. Ia bahkan menyamakan situasi Hilgers dengan mantan pemain Heerenveen, Afonso Alves.
“Jika seorang anggota tim tidak hadir selama berhari-hari, tentu sulit menyebutnya sebagai pemain yang dapat diandalkan. Dia seperti Afonso Alves,” kata Verbeek kepada Omroep Friesland.
Verbeek juga mengaku tidak akan memilih Hilgers apabila dirinya masih dipercaya menangani Heerenveen. Ia menilai karakter tersebut tidak sejalan dengan prinsip yang selama ini melekat pada klub.
“Tidak. Bahkan di bawah Riemer van der Velde pun saya tidak akan melakukannya. Itu tidak sesuai dengan nilai-nilai utama Heerenveen,” tegasnya.
Meski demikian, Verbeek mengakui dirinya tidak mengetahui secara pasti alasan di balik ketidakhadiran Hilgers. Ia meminta agar situasi tersebut tidak langsung ditafsirkan secara sepihak.
“Saya juga tidak sepenuhnya mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Karena itu, kita harus berhati-hati dalam membuat asumsi,” ujarnya.
Namun, Verbeek menilai absennya seorang pemain pada awal musim baru tetap dapat menjadi indikasi adanya persoalan internal yang perlu diperhatikan.
“Jika Anda memperoleh kesempatan baru di awal musim tetapi tidak hadir, menurut saya pasti ada sesuatu yang terjadi,” tuturnya.
Kini Hilgers memasuki babak baru dalam kariernya bersama SC Heerenveen. Transfer tersebut diharapkan menjadi momentum bagi bek kelahiran Amersfoort itu untuk kembali mendapatkan konsistensi setelah menghadapi sejumlah persoalan di FC Twente.

Komentar