PROGRES.ID, BAKU — Timnas Indonesia U-15 mengawali kiprahnya di FIFA U-15 World Cup & Festival 2026 dengan kemenangan telak 7-1 atas Fiji. Namun, bukan hanya skor besar yang menjadi perhatian. Gol pembuka Muhammad Nazar Alfiansyah yang tercipta hanya beberapa detik setelah pertandingan dimulai turut mencuri perhatian dan memunculkan pembahasan mengenai rekor gol tercepat sepak bola Indonesia.

Pertandingan Grup G tersebut berlangsung di Pitch 1A Hovsan Competition Complex, Azerbaijan, Sabtu (24/10/2026). Berdasarkan laporan sejumlah media Indonesia, gol Nazar bahkan tercatat pada angka dua detik di layar pertandingan.

Meski demikian, waktu tersebut perlu dibedakan dari pengukuran manual dan pencatatan resmi. Salah satu laporan yang beredar menyebut bola masuk sekitar 3,58 detik setelah peluit awal. Hingga kini, klaim mengenai status rekor resmi perlu merujuk pada konfirmasi pencatatan yang dapat diverifikasi.

Nazar Menembak dari Tengah Lapangan

Indonesia langsung mengambil inisiatif setelah wasit meniup peluit sepak mula. Bola dari operan awal diteruskan kepada Nazar, yang kemudian melepaskan tembakan jarak jauh dari sekitar titik tengah lapangan.

Bola melambung menuju gawang Fiji, sempat membentur tiang kanan, lalu masuk melewati jangkauan penjaga gawang Marika Saro. Indonesia pun unggul sebelum pertandingan sempat berkembang.

Momen itu menjadi salah satu sorotan utama laga. Alih-alih membangun serangan melalui rangkaian operan panjang, Nazar memilih memanfaatkan posisi penjaga gawang dan ruang yang tersedia sejak awal pertandingan.

Laporan ANTARA, Okezone, dan Republika sama-sama mencatat Nazar sebagai pencetak gol pertama Indonesia dalam kemenangan tersebut. Media-media itu melaporkan golnya terjadi pada menit pertama, sedangkan pemberitaan lain menyoroti angka dua detik yang terlihat dalam tayangan pertandingan.

Rekor Gol Tercepat Masih Perlu Verifikasi

Gol Nazar memicu perbandingan dengan sejumlah catatan gol cepat yang pernah dibuat pemain Indonesia. Salah satu laporan yang dikutip media menyebut Muhammad Iqbal pernah mencetak gol untuk Persebaya Surabaya dalam waktu sekitar 11,26 detik pada Liga 1 2023/2024.

Nama Syamsir Alam juga pernah dikaitkan dengan gol cepat di level tim nasional kelompok umur. Ia mencetak gol untuk Indonesia U-19 saat menghadapi Hong Kong dalam kualifikasi Piala Asia U-19 2009.

Jika waktu gol Nazar dapat dikonfirmasi melalui rekaman pertandingan dan pencatatan resmi, gol tersebut berpotensi melampaui catatan-catatan itu. Namun, kategori kompetisi, metode penghitungan waktu, serta pengakuan dari penyelenggara harus diperiksa sebelum menetapkan rekor secara definitif.

Pada level Piala Dunia senior, rekor gol tercepat yang dikenal luas masih dipegang Hakan Sukur dari Turki. Ia mencetak gol dalam waktu 11 detik ketika menghadapi Korea Selatan pada Piala Dunia 2002. Catatan itu berasal dari turnamen dan kategori berbeda, sehingga tidak dapat langsung dibandingkan sebagai rekor yang sama dengan pertandingan U-15 ini.

Fiji Sempat Menyamakan Kedudukan

Setelah kebobolan pada detik-detik awal, Fiji tidak langsung menyerah. Ryan Swami mencetak gol penyeimbang pada menit ke-11 melalui tembakan keras yang gagal dihentikan penjaga gawang Indonesia.

Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama berakhir. Indonesia terus berusaha menekan, tetapi Fiji mampu bertahan dan menghalangi sejumlah upaya serangan Garuda Muda.

Pertandingan ini menggunakan format delapan lawan delapan, dengan masing-masing babak berlangsung selama 20 menit. Format tersebut berbeda dari pertandingan sepak bola standar yang dimainkan 11 lawan 11.

Indonesia Mengamuk pada Babak Kedua

Indonesia kembali unggul pada menit ke-21 melalui Dicky Marani yang menyelesaikan umpan mendatar Lyonel Musaling. Lima menit kemudian, Muhammad Hariri Maulana mencetak gol melalui sundulan untuk mengubah skor menjadi 3-1.

Tekanan Indonesia berlanjut. Pada menit ke-28, bek Fiji Jasson Prassad mencetak gol bunuh diri ketika berusaha memotong umpan silang rendah yang dilepaskan Musaling.

Hariri mencetak gol keduanya pada menit ke-34, sebelum Dicky melengkapi koleksi dua golnya pada menit ke-38. Rendra Maulana kemudian menutup kemenangan Indonesia menjadi 7-1 pada menit ke-40.

Dengan demikian, Nazar, Hariri, dan Dicky menjadi bagian penting dari kemenangan pembuka Indonesia. Hariri dan Dicky masing-masing menyumbangkan dua gol, sementara Rendra turut mencatatkan namanya di papan skor.

Kemenangan Besar Bawa Indonesia ke Puncak Grup G

Kemenangan atas Fiji memberikan tiga poin bagi Indonesia di Grup G FIFA U-15 World Cup & Festival 2026. Dalam pembaruan klasemen yang diberitakan detikSport, Indonesia berada di posisi teratas grup berkat keunggulan selisih gol atas Portugal.

Portugal sebelumnya mengalahkan Burundi dengan skor 1-0, sedangkan Wales dan Bangladesh bermain imbang tanpa gol.

Hasil tersebut memberi Indonesia modal positif untuk melanjutkan pertandingan fase grup. Selain mengejar posisi terbaik, turnamen ini menjadi kesempatan bagi para pemain muda untuk mendapatkan pengalaman internasional dan mengembangkan kemampuan mereka.

Gol kilat Nazar menjadi pembuka yang tak biasa dalam kemenangan tersebut. Akan tetapi, keberhasilan Indonesia mencetak enam gol tambahan setelah jeda juga menunjukkan bahwa hasil akhir tidak hanya ditentukan oleh satu momen, melainkan oleh kemampuan tim mempertahankan tekanan dan memaksimalkan peluang.