Figur  

Profil Ira Puspadewi: Mantan Dirut ASDP yang Dijatuhi Vonis 4,5 Tahun dan Kini Mendapat Rehabilitasi Presiden Prabowo

favicon progres.id
ira puspadewi
Ira Puspadewi (Dok. Ist)

PROGRES.ID – Ira Puspadewi dikenal sebagai mantan Direktur Utama PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Ferry Indonesia. Namanya menjadi sorotan publik setelah dijatuhi hukuman 4,5 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider tiga bulan kurungan terkait kasus korupsi dalam kerja sama usaha (KSU) dan akuisisi PT Jembatan Nusantara (PT JN) pada periode 2019–2022.

Dalam perkara tersebut, Ira dinilai memperkaya pemilik PT JN melalui pembelian kapal-kapal yang sudah tidak layak dan menimbulkan kerugian negara hingga Rp 1,25 triliun.

Biodata Singkat Ira Puspadewi

  • Nama lengkap: Ira Puspadewi
  • Tempat lahir: Malang, Jawa Timur
  • Agama: Islam
  • Suami: Zaim Uchrowi
  • Media sosial: Linkedin (Ira Puspadewi)

Pendidikan:

  • S1 Universitas Brawijaya (1986–1990)
  • S2 Asian Institute of Management, Filipina (1993–1994)
  • S3 Universitas Indonesia (2011–2018)

Riwayat jabatan:

  • Mantan Dirut ASDP
  • Eks CEO PT Sarinah
  • Mantan Direktur PT Pos Indonesia

Perjalanan Karier: Dari Luar Negeri hingga Memimpin BUMN

Sebelum dikenal dalam jajaran perusahaan milik negara, Ira memulai karier internasional di GAP Inc, perusahaan ritel asal Amerika Serikat. Pada 2006–2014, ia menjabat sebagai Direktur Global Initiative Regional Asia yang membawahi tujuh negara.

Kepulangannya ke Indonesia dimulai setelah bertemu Menteri BUMN kala itu, Dahlan Iskan, pada 2014. Setelah melalui proses seleksi, Ira resmi memimpin PT Sarinah. Dua tahun berselang, ia dipercaya Menteri BUMN Rini Soemarno menjadi Direktur Ritel, Jaringan, dan SDM PT Pos Indonesia.

Kariernya berlanjut ketika Ira ditunjuk sebagai Direktur Utama PT ASDP Ferry Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, ASDP mengoperasikan ratusan kapal dan ratusan lintasan serta mengembangkan kawasan pelabuhan seperti Bakauheni Harbour City dan Marina Labuan Bajo. Salah satu inovasi besar ASDP di era Ira adalah hadirnya aplikasi pemesanan tiket daring Ferizy pada 2020.

Pada 2023, ASDP mencatatkan laba bersih tertinggi sepanjang sejarah perusahaan, mencapai Rp 637 miliar. Ira juga meraih penghargaan The Best Industry Marketing Champion 2022 kategori Transportation.

Ia menjabat hingga November 2024 sebelum terseret kasus korupsi.

Kasus Korupsi dan Vonis Pengadilan

Kasus yang menjerat Ira berkaitan dengan proses akuisisi PT Jembatan Nusantara. Bersama dua mantan pejabat ASDP lainnya—Yusuf Hadi dan Harry Muhammad Adhi Caksono—ia dinilai berperan dalam keputusan pembelian kapal-kapal rusak milik PT JN yang menjadi syarat akuisisi.

Meski disebut tidak menerima keuntungan pribadi, pengadilan tetap menjatuhkan vonis 4,5 tahun penjara dan denda Rp500 juta, lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni 8,5 tahun penjara.

Berapa Gaji Dirut ASDP?

Tidak ada data resmi mengenai gaji Ira saat menjabat Dirut ASDP. Namun, berdasarkan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-13/MBU/09/2021, gaji direktur utama BUMN berkisar ratusan juta hingga miliaran rupiah per bulan, ditambah berbagai fasilitas seperti:

  • THR satu kali gaji
  • Asuransi purna jabatan hingga 25 persen gaji
  • Asuransi kesehatan
  • Bantuan hukum

Sebagai perbandingan, mantan Dirut PT Timah, Ahmad Dani Virsal, menerima total remunerasi Rp 5,13 miliar pada 2024.

Rehabilitasi dari Presiden Prabowo

Presiden RI Prabowo Subianto memutuskan memberikan rehabilitasi kepada Ira Puspadewi. Rehabilitasi ini juga diberikan kepada dua terdakwa lain, yaitu Yusuf Hadi dan Harry Muhammad Adhi Caksono. Dengan kebijakan tersebut, hak dan martabat ketiganya dipulihkan.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan:

“Presiden RI Prabowo Subianto telah menandatangani surat rehabilitasi terhadap tiga nama tersebut.”

Pengumuman ini disampaikan dalam konferensi pers di Istana, Jakarta, Selasa (25/11/2025) seperti dinukil dari Kompas.com.

***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *