PROGRES.ID – Samsung Galaxy S9 masih menjadi salah satu smartphone lawas Samsung yang menarik perhatian, terutama bagi pengguna yang mencari ponsel berukuran ringkas dengan layar Super AMOLED, kamera dengan aperture variabel, sertifikasi IP68, serta desain flagship yang hingga kini masih terlihat premium.
Galaxy S9 pertama kali diperkenalkan Samsung pada 25 Februari 2018 dan mulai tersedia pada Maret tahun yang sama. Saat diluncurkan, smartphone ini berada di kelas flagship dan membawa sejumlah teknologi yang tergolong canggih pada masanya. Kini, perangkat tersebut sudah berstatus discontinued sehingga pembeli umumnya akan menemukannya di pasar perangkat bekas.
Menariknya, meski usianya sudah cukup panjang, beberapa fitur Galaxy S9 masih relevan untuk kebutuhan tertentu. Sebut saja layar Quad HD+ Super AMOLED, kamera 12 MP dengan aperture f/1.5-f/2.4, perekaman video 4K, speaker stereo, jack audio 3,5 mm, serta kemampuan pengisian nirkabel.
Lantas, apakah Samsung Galaxy S9 masih layak dibeli? Berikut spesifikasi, kelebihan, kekurangan, dan hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli.
Spesifikasi Samsung Galaxy S9
Berikut spesifikasi utama Samsung Galaxy S9:
| Spesifikasi | Samsung Galaxy S9 |
|---|---|
| Tahun rilis | 2018 |
| Layar | 5,8 inci Super AMOLED |
| Resolusi | 2960 × 1440 piksel, Quad HD+ |
| Rasio layar | 18,5:9 |
| Refresh rate | 60Hz |
| Prosesor | Exynos 9810 / Snapdragon 845, tergantung pasar |
| RAM | 4GB |
| Penyimpanan | 64GB, 128GB, 256GB |
| MicroSD | Ya, hingga kapasitas tertentu tergantung konfigurasi |
| Kamera belakang | 12MP, Dual Pixel AF, OIS |
| Aperture | f/1.5 dan f/2.4 |
| Kamera depan | 8MP f/1.7 |
| Video | Hingga 4K 60fps |
| Slow motion | Hingga 960fps pada 720p |
| Baterai | 3.000mAh |
| Pengisian | Fast Charging dan wireless charging |
| Speaker | Stereo, tuning AKG, Dolby Atmos |
| Jack audio | 3,5 mm |
| USB | USB Type-C |
| NFC | Ya |
| Ketahanan | IP68 |
| Berat | 163 gram |
| Sistem operasi saat rilis | Android 8.0 Oreo |
Spesifikasi tersebut mengacu pada data Samsung dan database spesifikasi perangkat. Samsung mencatat Galaxy S9 menggunakan layar 5,8 inci Quad HD+ Super AMOLED, RAM 4GB, penyimpanan hingga 256GB, baterai 3.000mAh, serta kamera belakang 12MP dengan aperture ganda.
Desain Samsung Galaxy S9 Masih Terlihat Premium
Salah satu alasan Galaxy S9 masih menarik adalah desainnya.
Samsung menggunakan kombinasi kaca di bagian depan dan belakang dengan rangka aluminium. Layarnya melengkung di kedua sisi dan menggunakan konsep Infinity Display yang menjadi ciri khas flagship Samsung pada era tersebut.
Dengan berat sekitar 163 gram dan dimensi 147,7 × 68,7 × 8,5 mm, Galaxy S9 terasa relatif kecil jika dibandingkan dengan mayoritas smartphone modern yang menggunakan layar lebih dari 6 inci.
Ukuran tersebut bisa menjadi kelebihan bagi pengguna yang lebih menyukai smartphone yang mudah digenggam dan dioperasikan menggunakan satu tangan.
Samsung juga memberikan sertifikasi IP68, yang berarti perangkat memiliki perlindungan terhadap debu serta ketahanan terhadap air dalam kondisi pengujian tertentu.
Namun, perlu diingat bahwa pada unit bekas, kondisi seal dan perekat perangkat bisa saja sudah berubah akibat usia, benturan, atau pernah dibongkar. Karena itu, jangan menganggap semua Galaxy S9 bekas masih memiliki ketahanan air seperti unit baru.
Layar Super AMOLED Quad HD+ Jadi Salah Satu Daya Tarik
Galaxy S9 membawa layar 5,8 inci Super AMOLED dengan resolusi 2960 × 1440 piksel.
Kerapatan layarnya mencapai sekitar 570 ppi. Samsung juga menggunakan rasio 18,5:9 sehingga bagian depan perangkat terlihat lebih memanjang dibandingkan smartphone generasi sebelumnya.
Kualitas layar menjadi salah satu aspek yang mendapatkan perhatian positif dari berbagai ulasan ketika Galaxy S9 diluncurkan.
GSMArena dalam ulasannya menilai layar Galaxy S9 sebagai salah satu kekuatan utama perangkat, sementara PCWorld juga mencatat tingkat kecerahan dan kualitas tampilan yang sangat baik pada masanya.
Untuk menonton YouTube, Netflix, membaca artikel, melihat foto, hingga bermain game, layar tersebut masih dapat memberikan pengalaman visual yang menarik.
Kekurangannya adalah panel tersebut masih menggunakan refresh rate 60Hz. Smartphone kelas menengah modern kini banyak yang sudah menawarkan 90Hz, 120Hz, bahkan lebih tinggi.
Kamera 12MP dengan Aperture Variabel
Jangan terkecoh dengan angka megapiksel.
Galaxy S9 hanya memiliki kamera belakang 12MP, tetapi Samsung membekalinya dengan teknologi Dual Aperture yang dapat berpindah antara f/1.5 dan f/2.4. Kamera tersebut juga mendukung Dual Pixel autofocus dan optical image stabilization atau OIS.
Aperture f/1.5 dapat digunakan untuk membantu menangkap lebih banyak cahaya dalam kondisi minim cahaya, sementara f/2.4 digunakan dalam kondisi pencahayaan yang lebih terang.
Inilah salah satu inovasi yang menjadi daya tarik utama Galaxy S9 ketika pertama kali diperkenalkan.
GSMArena juga mencatat kemampuan kamera Galaxy S9 dalam menghasilkan foto serta video, termasuk perekaman 4K 60fps dan fitur Super Slow-mo hingga 960fps.
Bisa Rekam Video 4K dan Super Slow-mo
Untuk ukuran smartphone keluaran 2018, kemampuan video Galaxy S9 cukup lengkap.
Kamera belakangnya dapat merekam video hingga 4K 60fps, sedangkan mode slow motion mampu mencapai 960fps pada resolusi 720p dalam kondisi yang mendukung.
Fitur Super Slow-mo tersebut menjadi salah satu fitur yang dipromosikan Samsung ketika Galaxy S9 diperkenalkan.
Bagi pengguna yang gemar membuat konten sederhana, kemampuan tersebut masih dapat dimanfaatkan. Namun, teknologi pemrosesan gambar smartphone masa kini tentu sudah berkembang jauh dibandingkan generasi Galaxy S9.
Kamera Depan 8MP
Untuk selfie, Galaxy S9 menggunakan kamera depan 8MP dengan aperture f/1.7 dan autofocus. Kamera tersebut juga mendukung perekaman video hingga 1440p 30fps.
Spesifikasi tersebut cukup baik untuk kebutuhan video call, selfie dan media sosial.
Namun, jika dibandingkan smartphone modern, kemampuan kamera depan Galaxy S9 sudah tertinggal, terutama dari sisi pemrosesan HDR, stabilisasi, dan fitur fotografi berbasis AI.
Performa Exynos 9810 atau Snapdragon 845
Samsung Galaxy S9 menggunakan chipset berbeda berdasarkan wilayah pemasaran.
Sejumlah pasar mendapatkan Exynos 9810, sedangkan Amerika Serikat, China dan beberapa wilayah lainnya menggunakan Qualcomm Snapdragon 845.
Keduanya merupakan chipset flagship pada generasinya.
Saat Galaxy S9 pertama kali hadir, performanya termasuk kelas atas. Untuk aplikasi sehari-hari seperti WhatsApp, browser, YouTube, media sosial dan aplikasi produktivitas ringan, perangkat masih dapat digunakan.
Namun, usia perangkat harus menjadi pertimbangan.
Galaxy S9 hanya memiliki 4GB RAM, sehingga multitasking modern dengan banyak aplikasi sekaligus dapat terasa lebih terbatas dibandingkan smartphone baru dengan RAM 8GB atau lebih.
Penyimpanan hingga 256GB dan Dukungan microSD
Samsung menyediakan beberapa pilihan penyimpanan internal, yakni 64GB, 128GB dan 256GB dengan RAM 4GB.
Galaxy S9 juga memiliki slot microSD pada konfigurasi tertentu. Samsung pada spesifikasi produknya mencantumkan dukungan kartu microSD hingga 400GB, sementara detail dukungan dapat berbeda berdasarkan model dan pasar.
Bagi pengguna yang menyimpan banyak foto, musik atau video, dukungan microSD menjadi salah satu fitur yang cukup menarik.
Fitur tersebut juga semakin jarang ditemukan pada smartphone flagship modern.
Baterai 3.000mAh
Galaxy S9 menggunakan baterai berkapasitas 3.000mAh.
Untuk standar smartphone masa kini, angka tersebut tergolong kecil. Samsung juga membekali perangkat dengan kemampuan fast charging serta wireless charging.
Ketika perangkat masih baru, kapasitas tersebut cukup untuk penggunaan sehari-hari dengan pola pemakaian normal. Tetapi untuk unit bekas yang sudah berusia bertahun-tahun, kondisi baterai menjadi salah satu hal terpenting yang harus diperiksa.
Jika kesehatan baterainya sudah menurun, daya tahan Galaxy S9 dapat terasa jauh lebih pendek.
Masih Ada Jack Headphone 3,5 mm
Ini mungkin menjadi salah satu fitur yang membuat Galaxy S9 menarik bagi pengguna tertentu.
Galaxy S9 masih mempunyai jack headphone 3,5 mm, sehingga earphone kabel dapat langsung digunakan tanpa dongle USB-C.
Selain itu, Samsung membekali perangkat dengan speaker stereo yang dituning oleh AKG dan dukungan Dolby Atmos.
Untuk smartphone lawas, kombinasi tersebut menjadi salah satu nilai tambah yang cukup menarik.
Kelebihan Samsung Galaxy S9
1. Layar Super AMOLED sangat tajam
Resolusi Quad HD+ dan panel Super AMOLED memberikan pengalaman visual yang masih menarik untuk konsumsi multimedia.
2. Ukuran ringkas
Dengan layar 5,8 inci dan berat 163 gram, Galaxy S9 cocok bagi pengguna yang menyukai smartphone kecil.
3. Kamera utama memiliki aperture variabel
Teknologi f/1.5-f/2.4 menjadi salah satu fitur fotografi yang unik pada generasinya.
4. Sudah memiliki OIS
Optical Image Stabilization membantu mengurangi efek guncangan ketika mengambil foto atau video.
5. Sertifikasi IP68
Galaxy S9 mempunyai perlindungan terhadap debu dan air berdasarkan sertifikasi IP68.
6. Speaker stereo dan Dolby Atmos
Kualitas audio menjadi salah satu aspek yang mendapatkan perhatian Samsung pada Galaxy S9.
7. Masih memiliki jack audio 3,5 mm
Pengguna earphone kabel tidak membutuhkan adaptor tambahan.
8. Mendukung wireless charging
Fitur ini masih menjadi nilai tambah, terutama untuk smartphone yang sudah berusia beberapa tahun.
Kekurangan Samsung Galaxy S9
1. Baterai hanya 3.000mAh
Kapasitas baterainya relatif kecil menurut standar smartphone sekarang.
2. RAM hanya 4GB
Untuk multitasking modern, 4GB RAM sudah cukup terbatas.
3. Refresh rate hanya 60Hz
Scrolling dan animasi tidak sesmooth smartphone modern dengan layar 90Hz atau 120Hz.
4. Sudah tidak diproduksi
Galaxy S9 berstatus discontinued. Karena itu, konsumen saat ini lebih banyak menemukan perangkat bekas atau stok lama.
5. Kondisi baterai menjadi risiko utama di pasar bekas
Usia perangkat membuat kondisi baterai, layar, port USB-C dan komponen lainnya harus diperiksa secara langsung.
6. Dukungan software sudah tertinggal
Galaxy S9 dirilis dengan Android 8.0 Oreo dan menurut database GSMArena dapat ditingkatkan hingga Android 10 dengan One UI 2.5.
Karena itu, calon pembeli perlu mempertimbangkan kompatibilitas aplikasi dan aspek keamanan sebelum menjadikan Galaxy S9 sebagai ponsel utama dalam jangka panjang.
Harga Samsung Galaxy S9 Sekarang
Berbeda dengan smartphone baru, harga Samsung Galaxy S9 saat ini tidak memiliki satu harga resmi yang berlaku umum.
Samsung sudah tidak menjual Galaxy S9 sebagai produk baru karena perangkat tersebut telah discontinued. Salah satu database harga yang diperbarui pada September 2026 mencantumkan angka referensi sekitar Rp8 juta, tetapi pada saat yang sama menyatakan perangkat tersebut tidak tersedia di toko online yang mereka pantau.
Di pasar bekas, harga dapat berbeda jauh berdasarkan:
- kondisi layar;
- kesehatan baterai;
- kapasitas penyimpanan;
- kelengkapan kotak dan charger;
- kondisi bodi;
- status IMEI;
- pernah atau tidaknya perangkat dibongkar;
- versi Exynos atau Snapdragon;
- serta garansi toko.
Karena itu, jangan menggunakan harga referensi lama sebagai patokan mutlak ketika membeli Galaxy S9 bekas.
Apakah Samsung Galaxy S9 Masih Layak Dibeli?
Jawabannya bergantung pada kebutuhan.
Galaxy S9 masih menarik jika Anda menginginkan smartphone compact, layar berkualitas tinggi, kamera dengan OIS, jack headphone, wireless charging dan desain flagship dengan harga bekas yang sesuai.
Namun, perangkat ini kurang ideal jika prioritas Anda adalah baterai tahan lama, kamera modern, refresh rate tinggi, RAM besar, performa gaming terbaru atau dukungan software jangka panjang.
Dengan kata lain, Galaxy S9 lebih tepat dipandang sebagai flagship lawas yang masih memiliki fitur premium, bukan sebagai smartphone modern yang dapat menandingi perangkat kelas menengah terbaru.
Hal yang Wajib Dicek Sebelum Membeli Galaxy S9 Bekas
Jika Anda menemukan Galaxy S9 dengan harga menarik, jangan terburu-buru membeli.
Periksa setidaknya beberapa bagian berikut:
Layar: pastikan tidak ada burn-in AMOLED, garis, titik mati atau retakan.
Baterai: cek apakah baterai cepat turun atau perangkat mudah panas.
Kamera: tes kamera belakang dan depan, autofocus serta OIS.
USB-C: pastikan port dapat mengisi daya dengan normal.
Speaker: tes kedua speaker dan mikrofon.
Fingerprint: pastikan sensor sidik jari berfungsi.
SIM dan jaringan: periksa IMEI dan konektivitas seluler.
Wi-Fi dan Bluetooth: pastikan keduanya berfungsi normal.
Body: periksa apakah perangkat pernah dibongkar atau mengalami benturan berat.
Khusus sertifikasi IP68, jangan menganggap unit bekas otomatis masih memiliki ketahanan air. Perangkat yang pernah dibuka atau mengalami kerusakan fisik bisa kehilangan kemampuan perlindungan tersebut.
Samsung Galaxy S9 vs Smartphone Modern
Jika dilihat dari spesifikasi, Galaxy S9 memang sudah tertinggal di beberapa bagian.
Smartphone kelas menengah modern umumnya menawarkan baterai lebih besar, RAM lebih banyak, layar dengan refresh rate lebih tinggi dan dukungan software yang lebih panjang.
Namun, Galaxy S9 masih mempunyai beberapa fitur yang tidak selalu ditemukan pada perangkat murah baru, seperti:
- layar Quad HD+ Super AMOLED;
- kamera dengan OIS;
- aperture variabel;
- wireless charging;
- IP68;
- speaker stereo;
- jack audio 3,5 mm;
- desain flagship yang ringkas.
Inilah alasan Galaxy S9 masih memiliki daya tarik tersendiri di pasar smartphone bekas.

Komentar