PROGRES.ID, LONDON – Penantian panjang itu akhirnya berakhir. Striker Bayern Munich dan Inggris, Harry Kane, memenangi Ballon d’Or 2026 pada Senin (26/10/2026), penghargaan individu paling bergengsi di sepak bola. Berikut delapan fakta penting di balik kemenangan tersebut.
1. Mengalahkan Mbappé dan Yamal
Kane mengungguli bintang Prancis Kylian Mbappé dan penyerang Spanyol Lamine Yamal dalam persaingan yang ketat. Yamal, bintang Barcelona, harus puas dengan Kopa Trophy.
2. Orang Inggris Pertama dalam 25 Tahun
Kane menjadi orang Inggris pertama yang memenangi Ballon d’Or sejak Michael Owen pada 2001. Ia juga tercatat sebagai pemenang Inggris kelima, menyusul Stanley Matthews, Bobby Charlton, Kevin Keegan, dan Owen.
3. Seremoni Perdana di Luar Prancis
Untuk pertama kalinya, malam penganugerahan digelar di luar Prancis, yakni di Palladium Theatre, London, sebagai penghormatan kepada Stanley Matthews, peraih trofi pertama. Ini edisi ke-70 Ballon d’Or. London juga kota kelahiran Kane dan tempat ia memulai karier profesional.
4. Musim Fantastis: 73 Gol dalam 65 Laga
Pada musim 2025/26, Kane mencetak 73 gol dalam 65 pertandingan untuk klub dan negara. Ia mencetak gol terbanyak di antara pemain putra sepanjang musim itu.
5. Dua Trofi Domestik Bersama Bayern

Kane membantu Bayern Munich menjuarai Bundesliga dan DFB-Pokal. Gelar ini melengkapi musim yang sebelumnya sudah ia buka dengan trofi liga pertama dalam kariernya.
6. Medali Perunggu Piala Dunia
Di Piala Dunia, Kane mencetak enam gol dan satu assist saat Inggris mencapai semifinal. Mereka kalah dari Argentina, lalu mengalahkan Prancis 6-4 di laga perebutan tempat ketiga, dengan Kane sebagai kapten.
7. Sejarah Baru Bayern Munich
Kane menjadi pemenang asing pertama Bayern dan pemenang keempat secara keseluruhan, dengan total enam trofi untuk klub tersebut. Sejumlah petinggi Bayern, termasuk Herbert Hainer dan Christoph Dreesen, serta rekan setim Michael Olise hadir di acara itu.
8. Sapu Bersih Penghargaan Striker
Sebelum Ballon d’Or diumumkan, Kane lebih dulu dinobatkan sebagai Attacker of the Year dan menerima Gerd Müller Award. Ia juga sudah lama dijagokan sebagai favorit sebelum malam penganugerahan.
Dari Peringkat 13 ke Puncak
Capaian ini kontras dengan tahun lalu. Kane hanya finis ke-13 pada Ballon d’Or 2025, di bawah dua bek sayap Paris Saint-Germain dan rekan senegaranya, Cole Palmer. Pada 2025, ia mencetak 41 gol dan 14 assist dalam 51 laga di semua kompetisi.

Komentar