PROGRES.ID – Dunia sepak bola kembali kehilangan salah satu pemain terbaik generasinya. Pedro Rodríguez Ledesma, atau yang lebih dikenal sebagai Pedro, resmi mengumumkan keputusan untuk gantung sepatu pada usia 39 tahun.
Mantan pemain Barcelona, Chelsea, AS Roma, dan Lazio tersebut mengumumkan pensiun dari sepak bola profesional pada Rabu, 7 Oktober 2026. Pedro menyampaikan kabar itu melalui video yang direkam di Camp Nou, stadion yang menjadi saksi awal sekaligus salah satu panggung terbesar dalam kariernya.
“Ini adalah waktunya untuk melangkah maju dan memulai babak baru dalam hidup saya,” demikian inti pesan perpisahan Pedro kepada penggemar.
Ia mengaku meninggalkan sepak bola dengan perasaan bangga karena telah berhasil menjalani impian yang sejak kecil ingin diwujudkannya.
“Terima kasih, sepak bola, karena telah membuat saya sangat bahagia,” menjadi salah satu pesan Pedro saat menutup perjalanan panjangnya sebagai pesepak bola.
Memulai dari La Masia
Perjalanan Pedro menuju panggung sepak bola dunia dimulai ketika ia bergabung dengan akademi Barcelona, La Masia, dari Tenerife pada usia 17 tahun.
Ia kemudian menembus tim utama Barcelona dan berkembang pesat di bawah asuhan Pep Guardiola. Pedro menjadi bagian penting dari salah satu generasi terbaik dalam sejarah klub Catalan tersebut.
Salah satu pencapaian unik Pedro terjadi pada musim 2009/2010. Ia menjadi pemain pertama yang mencetak gol di enam kompetisi resmi yang diikuti Barcelona dalam satu musim, yakni La Liga, Copa del Rey, Liga Champions, Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub.
Momen yang paling dikenang datang pada final Liga Champions 2011. Pedro mencetak gol pembuka Barcelona saat menghadapi Manchester United di Wembley. Barcelona akhirnya menang 3-1 dan mengangkat trofi Liga Champions.
Sukses Bersama Barcelona
Selama membela Barcelona, Pedro merasakan hampir seluruh kesuksesan yang bisa diraih seorang pesepak bola.
Ia memenangkan tiga Liga Champions bersama Blaugrana, selain berbagai gelar domestik dan internasional. Secara keseluruhan, Pedro mengoleksi puluhan trofi sepanjang kariernya dan menjadi bagian dari era emas Barcelona bersama Lionel Messi, Xavi Hernandez, Andres Iniesta, dan sejumlah pemain bintang lainnya.
Pedro bukan pemain yang selalu menjadi pusat perhatian. Namun, kemampuannya bergerak tanpa bola, kecepatannya, serta ketajamannya di momen penting membuatnya menjadi salah satu pemain penting dalam sistem permainan Barcelona.
Lima Tahun Berseragam Chelsea
Pada 2015, Pedro meninggalkan Barcelona dan melanjutkan karier di Inggris bersama Chelsea.
Kepindahan tersebut menjadi tantangan baru bagi sang penyerang. Namun, Pedro kembali membuktikan kualitasnya di Premier League.
Bersama Chelsea, ia meraih gelar Premier League 2016/2017, Piala FA 2017/2018, dan Liga Europa 2018/2019. Pedro juga mencatat lebih dari 200 penampilan dan mencetak 43 gol untuk klub London tersebut.
Kariernya kemudian berlanjut di Italia. Pedro sempat memperkuat AS Roma sebelum bergabung dengan Lazio pada 2021.
Di Lazio, ia menghabiskan lima tahun terakhir kariernya. Kontrak Pedro bersama Lazio berakhir pada Juni 2026, sebelum akhirnya ia memutuskan tidak melanjutkan karier sebagai pemain profesional.
Juara Dunia Bersama Spanyol
Prestasi Pedro tidak hanya datang dari level klub.
Bersama Timnas Spanyol, ia menjadi bagian dari skuad yang menjuarai Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Pedro bahkan tampil sebagai starter ketika Spanyol mengalahkan Belanda di final.
Dua tahun kemudian, ia kembali mengangkat trofi besar setelah Spanyol menjuarai Euro 2012.
Sepanjang karier internasionalnya, Pedro mencatat 65 penampilan dan mencetak 17 gol untuk La Roja.
Tutup Karier dengan 25 Trofi
Pedro meninggalkan sepak bola dengan koleksi 25 trofi utama dan pengalaman bermain selama sekitar 20 tahun di level profesional. Ia mencatat ratusan penampilan untuk klub dan tim nasional serta menjadi salah satu pemain Spanyol paling sukses pada generasinya.
Setelah pengumuman pensiun, Barcelona memberikan penghormatan kepada mantan pemainnya tersebut.
Klub Catalan itu menyebut Pedro akan selalu menjadi bagian dari sejarah Barcelona dan berterima kasih atas kontribusinya selama berseragam Blaugrana.
Perpisahan resmi Pedro juga dijadwalkan berlangsung di Barcelona pada Jumat, 9 Oktober 2026. Acara tersebut menjadi kesempatan bagi sang legenda untuk mengucapkan salam terakhir kepada klub dan para pendukung yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.
Kini, setelah lebih dari dua dekade berlari di lapangan hijau, Pedro Rodríguez memilih membuka lembaran baru. Dari La Masia hingga Stamford Bridge, dari gelar Liga Champions hingga Piala Dunia, namanya telah terukir sebagai salah satu pemain yang mampu memenangi hampir seluruh trofi bergengsi dalam sepak bola.

Komentar