PROGRES.ID – Prediksi Belgia vs Turki dalam lanjutan UEFA Nations League 2026/2027 menjadi salah satu pertandingan yang menarik pada matchday ketiga. Belgia akan berusaha kembali ke jalur kemenangan ketika menjamu Turki di Stade Maurice Dufrasne, Liège, Jumat, 2 Oktober 2026.
Pertandingan Belgia vs Turki berada di Grup A1 UEFA Nations League. UEFA mencatat laga dijadwalkan berlangsung pukul 20.45 waktu setempat. Bagi penonton Indonesia, pertandingan tersebut berlangsung sekitar Sabtu, 3 Oktober 2026 pukul 01.45 WIB.
Kondisi kedua tim cukup berbeda. Belgia mengawali kompetisi dengan kemenangan 2-0 atas Italia, sebelum kalah tipis 0-1 dari Prancis. Turki justru belum mendapatkan poin setelah kalah dari Prancis dan kemudian dihantam Italia 1-4.
Belgia Berusaha Bangkit Setelah Kalah dari Prancis
Belgia sebenarnya memulai era Mark van Bommel dengan hasil positif. The Red Devils tampil meyakinkan ketika mengalahkan Italia 2-0 di Roma pada pertandingan pertama Nations League.
Namun, momentum tersebut terhenti saat menghadapi Prancis. Belgia mampu memberikan perlawanan hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir, tetapi gol Michael Olise pada menit ke-88 membuat tuan rumah kehilangan poin.
UEFA mencatat Belgia kini berada di posisi kedua Grup A1 dengan tiga poin, sedangkan Prancis memimpin setelah meraih enam poin dari dua pertandingan.
Kekalahan tersebut sekaligus membuat Belgia membutuhkan hasil positif ketika menghadapi Turki. Terlebih, setelah laga ini mereka masih harus menjalani pertandingan melawan Prancis pada 5 Oktober.
Turki Memburu Poin Pertama
Turki menghadapi situasi yang lebih sulit.
Skuad Vincenzo Montella kalah 0-1 dari Prancis pada pertandingan pembuka sebelum mengalami kekalahan telak 1-4 ketika menjamu Italia.
UEFA menyebut Turki masih mencari poin pertama mereka di Grup A1. Montella pun mengakui bahwa bermain menghadapi lawan-lawan papan atas dalam dua pertandingan berturut-turut merupakan tantangan besar bagi timnya.
Kekalahan dari Italia juga menjadi perhatian karena Turki kebobolan empat gol. Mereka hanya mampu mencetak satu gol dalam dua pertandingan awal Nations League.
Karena itu, pertandingan di Liège menjadi kesempatan bagi Turki untuk memperbaiki posisi sekaligus menjaga peluang mereka di grup.
Belgia Lebih Produktif di Awal Era Van Bommel
Mark van Bommel mendapatkan awal yang cukup positif bersama Belgia.
Dalam dua pertandingan pertamanya di Nations League, Belgia mencatat satu kemenangan dan satu kekalahan. Yang menarik, kemenangan tersebut terjadi ketika mereka menghadapi Italia di kandang lawan dengan skor 2-0.
UEFA juga mencatat Van Bommel menilai performa Belgia saat kalah dari Prancis tetap menunjukkan perkembangan positif. Belgia mampu menciptakan sejumlah peluang, tetapi penyelesaian di area akhir menjadi salah satu persoalan yang perlu diperbaiki.
Bermain di kandang sendiri dapat memberikan keuntungan tambahan bagi Belgia. Betfred juga mencatat tiga pertandingan terakhir Belgia menghasilkan maksimal tiga gol, sementara Turki memiliki catatan under 3,5 gol dalam empat dari enam pertandingan terakhirnya.
Kondisi Romelu Lukaku Jadi Sorotan
Salah satu cerita menarik menjelang laga ini adalah posisi Romelu Lukaku.
Striker berusia 33 tahun tersebut hanya bermain selama tujuh menit ketika Belgia mengalahkan Italia. Ia kemudian tidak dimainkan saat Belgia kalah 0-1 dari Prancis.
Menurut Reuters, Van Bommel belum memberikan jaminan apakah Lukaku akan menjadi starter ketika Belgia menghadapi Turki. Sang pelatih menjelaskan keputusan tersebut berkaitan dengan kebutuhan taktik dan minimnya menit bermain Lukaku di level klub.
Lukaku sendiri tetap mempunyai catatan internasional yang sangat produktif. Reuters mencatat sang striker telah mencetak 93 gol dalam 133 penampilan bersama tim nasional Belgia.
Namun, Van Bommel juga mempertimbangkan kondisi kebugarannya karena Lukaku belum mendapatkan banyak menit bermain bersama Fenerbahce.
Romeo Lavia Kemungkinan Diistirahatkan
Selain Lukaku, Belgia juga menghadapi persoalan kebugaran Romeo Lavia.
Gelandang Chelsea tersebut tampil 85 menit melawan Prancis setelah sebelumnya masuk sebagai pemain pengganti ketika menghadapi Italia.
Reuters melaporkan Van Bommel kemungkinan tidak memainkan Lavia sejak awal melawan Turki. Keputusan tersebut berkaitan dengan upaya mengatur beban bermain sang gelandang yang memiliki riwayat masalah cedera.
Absennya Lavia dari starting XI dapat membuat Belgia melakukan perubahan di lini tengah.
Turki Bisa Melakukan Perubahan Pemain
Setelah kalah 1-4 dari Italia, Montella berpeluang melakukan rotasi.
Betfred memperkirakan beberapa perubahan dapat dilakukan Turki ketika bertandang ke Liège. Salah satu pemain yang berpeluang mendapatkan kesempatan adalah Ferdi Kadıoğlu.
Turki membutuhkan pendekatan berbeda dibandingkan pertandingan melawan Italia. Jika terlalu terbuka, Belgia memiliki pemain dengan kecepatan dan kemampuan menyerang yang dapat mengeksploitasi ruang di belakang pertahanan.
Karena itu, organisasi lini belakang akan menjadi salah satu faktor penting bagi Turki.
Rekor Head to Head Belgia vs Turki
Secara historis, Belgia dan Turki mempunyai rekor pertemuan yang cukup berimbang.
Data UEFA mencatat kedua negara telah bertemu 11 kali, dengan Belgia dan Turki sama-sama meraih tiga kemenangan serta lima pertandingan berakhir imbang. Total gol juga relatif berimbang, yakni Belgia 18 gol dan Turki 17 gol.
Pertemuan terakhir kedua negara terjadi pada 2011 dan berakhir imbang 1-1. Data 11v11 juga mencatat hasil tersebut sebagai salah satu dari lima laga yang berakhir seri dalam sejarah pertemuan kedua tim.
Namun, catatan head-to-head lama tetap perlu ditempatkan dalam konteks karena kedua tim kini berada di bawah pelatih dan komposisi skuad yang berbeda.
Prediksi Susunan Pemain Belgia vs Turki
Perubahan kemungkinan terjadi di kedua kubu setelah hasil pertandingan sebelumnya.
Belgia:
Casteels; Castagne, Faes, Theate, De Cuyper; Onana, De Bruyne; Lukebakio, De Ketelaere, Doku; Openda.
Turki:
Çakır; Müldür, Akaydin, Bardakcı, Kadioglu; Çalhanoğlu, Özcan; Aktürkoğlu, Arda Güler, Kenan Yıldız; Yılmaz.
Susunan di atas merupakan proyeksi dan bukan lineup resmi. Keputusan final tetap bergantung pada pilihan Van Bommel dan Montella menjelang kickoff.
Prediksi Belgia vs Turki
Melihat performa dua pertandingan awal, Belgia memiliki catatan yang lebih baik. Mereka telah mengalahkan Italia dan hanya kalah tipis dari Prancis.
Turki, di sisi lain, belum mendapatkan poin dan baru mencetak satu gol dalam dua laga.
Keuntungan bermain di kandang juga menjadi faktor penting bagi Belgia. Sports Mole menggunakan model statistik yang menempatkan peluang kemenangan Belgia di sekitar 49,38 persen, sedangkan kemenangan Turki berada di sekitar 29,55 persen dan hasil imbang 21,04 persen. Model tersebut juga menempatkan skor 2-1 sebagai salah satu hasil paling mungkin.
Betfred juga mengarah pada kemenangan Belgia dengan pertandingan yang berpotensi menghasilkan kurang dari empat gol.
Namun, kekuatan Turki di lini serang membuat kemenangan Belgia dengan margin besar belum tentu mudah terjadi.
Prediksi skor: Belgia 2-1 Turki
Dengan mempertimbangkan performa terbaru, faktor kandang, kualitas skuad, serta kondisi kedua tim di Grup A1, Belgia diprediksi menang 2-1 atas Turki.
Belgia memiliki peluang untuk menguasai permainan, tetapi Turki tetap berpotensi memberikan ancaman melalui pemain-pemain kreatif mereka.
Pertandingan juga berpotensi berjalan ketat apabila Turki mampu memperbaiki organisasi pertahanan setelah kebobolan empat gol dari Italia.
Statistik Singkat Belgia vs Turki
- Kompetisi: UEFA Nations League 2026/2027
- Liga: A
- Grup: A1
- Stadion: Stade Maurice Dufrasne, Liège
- Belgia: 3 poin dari 2 pertandingan
- Turki: 0 poin dari 2 pertandingan
- Hasil Belgia: menang 2-0 atas Italia, kalah 0-1 dari Prancis
- Hasil Turki: kalah 0-1 dari Prancis, kalah 1-4 dari Italia
- Head to head: Belgia 3 menang, Turki 3 menang, 5 imbang
- Pertemuan terakhir: Belgia 1-1 Turki pada 2011
- Prediksi skor: Belgia 2-1 Turki

Komentar