PROGRES.ID– Rayo Vallecano menelan kekalahan 0-3 dari Elche di Estadio de Vallecas pada pekan ke-10 La Liga, Sabtu (24/10/2026). Dua gol Elche di babak pertama lahir dari titik penalti, sementara satu gol lagi datang dari serangan balik di babak kedua.

Menurut laporan EFE, kiper Indonesia Emil Audero tetap menjadi pemain terbaik Rayo karena mencegah kekalahan yang lebih besar.

Hasil Akhir dan Pencetak Gol

Menurut EFE, Federico Redondo dan Fer Niño mencetak gol penalti di babak pertama, lalu Germán Valera menambah satu gol di babak kedua. Elche pun menutup laga dengan kemenangan 3-0.

Menit Peristiwa
20′ Penalti: Redondo membuka skor setelah Florin Lejeune menjatuhkan Roy Revivo
Babak I Penalti: Fer Niño menggandakan skor setelah Pathé Ciss menjatuhkan Thomas Lemar
Menjelang jeda Ciss gagal mengeksekusi penalti untuk Rayo; tembakannya membentur mistar
Babak II Germán Valera mencetak gol ketiga lewat situasi satu lawan satu dengan Audero

Dua Penalti yang Menjebol Gawang Audero

Alicante Plaza mencatat gol pembuka Elche terjadi pada menit ke-20, setelah Lejeune menjatuhkan Revivo di sudut area penalti. Redondo tidak menyia-nyiakan peluang itu. Penalti kedua datang setelah pelanggaran Ciss terhadap Lemar. Wasit Miguel Sesma Espinosa awalnya tidak melihat kejadian itu, tetapi memutuskan penalti setelah meninjau VAR. Niño menjadi eksekutornya dan membuat skor 0-2.

Dua penalti itu menjadi catatan yang tak terhindarkan bagi Audero, tetapi bukan berarti ia bersalah. Penalti adalah situasi yang sulit dibaca bagi kiper manapun, dan laporan pertandingan lebih menyoroti kerja kerasnya sepanjang laga.

Audero Tetap Jadi Bintang Rayo

Meski kebobolan tiga kali, Audero mendapat pujian dari dua sumber. EFE menyebutnya pemain terbaik Rayo karena menghindarkan tim dari kekalahan lebih telak. Alicante Plaza juga menilainya yang terbaik di pihak Rayo dengan selisih jauh.

Beberapa penyelamatan penting menurut Alicante Plaza:

  1. Ia menahan tembakan Lucas Cepeda dalam aksi individu pemain Chile itu.
  2. Bola kepala Revivo di masa tambahan waktu babak pertama berhasil ia gagalkan, dibantu tiang gawang.
  3. Tendangan Niño yang menyasar gawang sempat membentur tiang, sementara Audero tetap berada di posisi.

Di gol ketiga, Valera menang dalam duel satu lawan satu dengan Audero setelah serangan balik yang berawal dari Ciss kehilangan bola.

Rayo Menyia-nyiakan Peluang

Rayo sempat memegang inisiatif di awal. Alicante Plaza menulis bahwa tuan rumah punya peluang lebih dulu lewat tembakan Unai López dan Adrià Pedrosa, tetapi Dituro, kiper Elche, tampil tangguh. Setelah gol pertama, Rayo kehilangan arah, termasuk lewat penalti gagal Ciss.

Di babak kedua, Rayo memperbesar tekanan lewat pergantian pemain, tetapi Dituro kembali menggagalkan tembakan Pedro Díaz pada menit ke-51. Laporan itu juga mencatat Elche bertahan baik dan menguasai bola, lalu menutup laga dengan gol Valera.

Cerita di Balik Pertandingan

Ada beberapa catatan menarik dari laga ini:

Protes terhadap presiden klub. Alicante Plaza menulis bahwa aksi protes suporter Rayo terhadap presiden klub Raúl Martín Presa terjadi sepanjang laga, tetapi tidak melampaui batas.

Cedera Niño. Penyerang Elche itu ditarik keluar karena masalah punggung, dan Abiel Osorio menggantikannya. Niño sebelumnya mencetak gol keenamnya musim ini dari titik penalti.

Momentum Elche. Menurut Alicante Plaza, kemenangan ini membuat tim asuhan Martín Anselmi tidak terkalahkan dalam empat laga, sekaligus kemenangan liga kedua mereka musim ini. Hasil itu memastikan mereka menutup pekan ke-10 di luar zona degradasi. Selanjutnya Elche akan bertemu Valencia di Martínez Valero pada Minggu, 1 November, setelah laga babak pertama Copa del Rey.

Prediksi Sebelumnya Meleset

Dalam artikel prediksi kami hari ini, Rayo diunggulkan menang tipis 2-1. Hasil ini membuktikan bahwa prediksi hanyalah analisis tren. Laga ini ditentukan oleh momen-momen besar, seperti dua penalti dan penalti gagal Rayo.

Dampak bagi Audero dan Rayo

Bagi Audero, laga ini menunjukkan bahwa performa individunya tetap tinggi walau timnya kalah. Bagi Rayo, hasil ini memperpanjang masalah di lini belakang dan menambah tekanan setelah laga melawan Getafe sebelumnya, yang berakhir imbang menurut Alicante Plaza.