PROGRES.ID – Langit malam Indonesia kembali akan menampilkan pertunjukan spektakuler. Hujan Meteor Taurid Utara diperkirakan akan mencapai puncak aktivitasnya pada Rabu, 12 November 2025, menawarkan kesempatan langka bagi pecinta astronomi untuk menikmati keindahan alam semesta secara langsung.
Menurut laman astronomi In The Sky, hujan meteor ini berlangsung cukup lama — aktif dari 20 Oktober hingga 10 Desember 2025 — namun puncaknya terjadi di pertengahan November.
Kapan Waktu Terbaik Melihat Hujan Meteor Taurid Utara?
Fenomena ini mulai dapat diamati sekitar pukul 18.27 WIB, ketika titik radiasi (area asal munculnya meteor) mulai naik di atas cakrawala timur.
Namun, waktu terbaik untuk melihat hujan meteor ini adalah sekitar tengah malam hingga dini hari, antara pukul 00.00–05.00 WIB, saat radiasi berada di posisi tertinggi di langit.
Jika Anda ingin menikmati pengalaman maksimal, mulailah pengamatan sejak pukul 19.00 WIB dan nikmati langit malam yang akan semakin ramai dihiasi “bintang jatuh” seiring berjalannya waktu.
Asal-usul Hujan Meteor Taurid Utara
Mengutip penjelasan dari Royal Museums Greenwich, hujan meteor terjadi saat Bumi melintasi jalur puing-puing yang ditinggalkan oleh komet.
Dalam hal ini, Taurid Utara berasal dari sisa material Komet Encke — salah satu komet tertua dan paling sering dikunjungi Bumi.
Aliran debu dan batu kecil dari komet ini tersebar luas, membuat Bumi membutuhkan waktu panjang untuk melintasinya. Karena itu, fenomena ini terbagi menjadi dua bagian:
- Taurid Selatan, yang mencapai puncaknya pada Oktober, dan
- Taurid Utara, yang mencapai puncaknya pada 12 November 2025.
Keduanya dikenal menghasilkan meteor dengan cahaya terang dan lintasan lambat, sehingga mudah terlihat meski jumlahnya tidak terlalu banyak.
Tips Melihat Hujan Meteor Taurid Utara dengan Jelas
Agar pengalaman langit malam Anda lebih mengesankan, berikut beberapa tips penting untuk menyaksikan hujan meteor Taurid Utara:
Cari lokasi gelap dan terbuka
Pilih tempat jauh dari lampu kota, seperti area perbukitan atau pantai yang minim polusi cahaya.
Arahkan pandangan ke langit luas
Tidak perlu menggunakan teleskop; meteor bisa muncul dari arah mana pun di langit.
Mulailah pengamatan lewat tengah malam
Waktu paling ideal adalah antara 00.00–05.00 WIB, saat intensitas meteor meningkat.
Gunakan tikar atau kursi santai
Duduk atau berbaring akan membuat Anda lebih nyaman dan memudahkan pandangan ke seluruh langit.
Cek cuaca sebelum berangkat
Pastikan langit cerah tanpa awan tebal atau hujan ringan yang bisa menghalangi pandangan.
Fenomena Langit yang Tak Boleh Dilewatkan
Hujan meteor Taurid Utara memang bukan yang paling padat, tetapi termasuk yang paling indah dan fotogenik karena meteor-meteornya bergerak lambat dan terang. Dengan lokasi dan waktu pengamatan yang tepat, Anda bisa menyaksikan hingga 5–10 meteor per jam melintas di langit malam.
Jadi, siapkan kamera, cari tempat terbaik, dan nikmati pertunjukan alam luar biasa ini.
Siapa tahu, di antara kilatan meteor yang melintas, ada satu yang membawa keberuntungan bagi Anda!
***












