200 Bangunan di Tel Aviv Rusak Dihantam Rudal Iran, Ketegangan Timur Tengah Makin Membara

favicon progres.id
kerusakan bangunan di tel aviv
Kerusakan bangunan di Tel Aviv usai serangan balasan Iran pada 28 Februari 2026 (Foto: Telegram)

PROGRES.ID – Situasi keamanan di Timur Tengah kembali memanas. Media Israel, Haaretz, melaporkan bahwa sedikitnya 200 bangunan di Tel Aviv mengalami kerusakan akibat rentetan rudal yang diluncurkan Iran.

Serangan tersebut disebut sebagai aksi balasan setelah operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026. Sejak saat itu, eskalasi konflik kian meningkat dan memicu kekhawatiran akan meluasnya perang di kawasan.

Tel Aviv Terdampak Parah, Ratusan Bangunan Rusak

Pemerintah Kota Tel Aviv menyatakan bahwa dampak serangan rudal tidak hanya menyebabkan kepanikan, tetapi juga kerusakan infrastruktur dalam skala signifikan. Bangunan yang terdampak dilaporkan mencakup area permukiman hingga fasilitas komersial.

Kota yang berada di wilayah Palestina yang diduduki Israel itu menjadi salah satu titik utama sasaran serangan balasan Iran. Sistem peringatan dini diaktifkan secara penuh menyusul ancaman rudal yang datang bertubi-tubi.

Sirene Serangan Menggema dari Utara hingga Selatan Israel

Sejak akhir Februari, hampir seluruh wilayah Israel berada dalam status siaga tinggi. Sirene peringatan serangan udara terus berbunyi dari kawasan utara hingga selatan negara tersebut.

Militer Israel dilaporkan mengaktifkan sistem pertahanan udara untuk mengantisipasi potensi gelombang serangan lanjutan. Warga diminta tetap berada di tempat perlindungan setiap kali alarm berbunyi, mengingat ancaman yang masih berlangsung.

Presiden Iran Tegaskan Balasan Adalah Hak Sah

Di sisi lain, Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyampaikan pernyataan tegas terkait situasi tersebut. Ia menegaskan bahwa tindakan pembalasan merupakan kewajiban dan hak sah negaranya.

Pezeshkian juga menyinggung soal upaya pembunuhan terhadap pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei. Menurutnya, tindakan tersebut tidak bisa dibiarkan tanpa respons keras.

“Pembalasan adalah kewajiban dan hak sah kami,” tegasnya dalam pernyataan resmi.

Ketegangan Iran-Israel Picu Kekhawatiran Global

Konflik antara Iran dan Israel kini memasuki fase yang lebih berbahaya. Serangan dan balasan yang terus berlangsung meningkatkan risiko perang terbuka yang berpotensi melibatkan kekuatan global.

Pengamat internasional menilai, jika tidak ada langkah diplomatik yang cepat, situasi ini dapat meluas dan berdampak pada stabilitas ekonomi serta keamanan regional.

Dengan ratusan bangunan rusak di Tel Aviv dan ancaman serangan yang masih berlanjut, dunia kini menyoroti perkembangan terbaru konflik Iran-Israel yang semakin sulit diprediksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *