Rudal Hipersonik Iran Hantam Tel Aviv Lagi! Iron Dome hingga David’s Sling Tak Berkutik, Puluhan Warga Terluka

favicon progres.id
tel aviv membara
Salah satu kawasan di Tel Aviv yang terkena serangan rudal Iran (Foto: Telegram)

PROGRES.ID – Gelombang serangan rudal Iran kembali mengguncang Tel Aviv pada Selasa (03/03/2026). Sejumlah gedung rusak parah, kendaraan terbakar, dan puluhan warga dilaporkan menjadi korban luka dalam serangan yang disebut-sebut menggunakan rudal hipersonik berkecepatan tinggi.

Sistem pertahanan udara Israel—mulai dari Iron Dome, Arrow, hingga David’s Sling—yang didukung Amerika Serikat, dilaporkan kewalahan menghadapi rentetan proyektil dari Iran.

Petah Tikva dan Ramat Gan Porak-Poranda

Salah satu titik terdampak paling parah berada di Petah Tikva, kawasan metropolitan Tel Aviv. Sejumlah bangunan mengalami kerusakan berat, sementara deretan mobil yang terparkir di pinggir jalan hangus terbakar akibat ledakan dan serpihan rudal.

Tim pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api dan mengevakuasi warga dari lokasi terdampak.

Tak hanya itu, kebakaran besar juga dilaporkan terjadi di Ramat Gan dan Bnei Brak. Media lokal Israel, Channel 12, menyebut sedikitnya lima orang terluka, termasuk satu korban dengan kondisi sedang, setelah sebuah roket menghantam area permukiman.

Pertahanan Udara Diuji Rudal Hipersonik

Serangan kali ini disebut melibatkan rudal hipersonik—jenis persenjataan yang memiliki kecepatan sangat tinggi dan kemampuan manuver yang sulit diprediksi. Karakteristik ini membuat sistem pertahanan udara konvensional kesulitan melakukan intersepsi secara efektif.

Meski Israel dikenal memiliki sistem pertahanan berlapis yang canggih, intensitas dan teknologi serangan terbaru Iran tampaknya meningkatkan tantangan secara signifikan.

Konflik AS-Israel vs Iran Kian Memanas

Perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran masih terus berlanjut. Meski Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan tewas pada hari pertama ofensif gabungan AS-Israel, serangan balasan Teheran justru semakin agresif.

Iran kini menargetkan wilayah Israel serta pangkalan militer AS di berbagai titik Timur Tengah, memperluas risiko eskalasi regional.

Situasi Keamanan Semakin Genting

Rentetan serangan terbaru ini menandai babak baru dalam konflik yang semakin intens. Kerusakan infrastruktur sipil dan meningkatnya korban luka menunjukkan bahwa dampak perang kini makin dirasakan langsung oleh warga.

Dengan teknologi persenjataan yang terus berkembang dan serangan yang semakin masif, stabilitas kawasan Timur Tengah berada dalam tekanan besar. Dunia kini menanti langkah selanjutnya dari kedua belah pihak dalam konflik yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *