PROGRES.ID – Serangan rudal balistik yang diluncurkan oleh pasukan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) dari Iran dilaporkan menghantam sejumlah infrastruktur energi penting di Israel. Akibat serangan tersebut, beberapa wilayah di Tel Aviv dilaporkan mengalami pemadaman listrik besar-besaran.
Salah satu fasilitas yang disebut menjadi target adalah pembangkit listrik Orot Rabin Power Station yang berada di pesisir Laut Mediterania. Pembangkit ini dikenal sebagai salah satu fasilitas energi terbesar di Israel dengan kapasitas produksi sekitar 2.590 megawatt, atau hampir 19 persen dari total pasokan listrik nasional.
Jika fasilitas ini mengalami gangguan serius, dampaknya dapat memengaruhi jaringan listrik di wilayah Israel bagian tengah, termasuk kawasan metropolitan Tel Aviv.
Serangan Targetkan Infrastruktur Vital
Laporan yang beredar menyebutkan bahwa selain pembangkit listrik, beberapa fasilitas energi lain seperti instalasi bahan bakar dan kilang minyak juga ikut menjadi sasaran serangan.
Serangan tersebut disebut memicu pemadaman listrik luas yang membuat sejumlah area di Tel Aviv sempat berada dalam kondisi gelap.
Media internasional yang fokus pada isu geopolitik dan ekonomi global, BRICS News, melaporkan bahwa serangan itu menjadi salah satu pukulan besar terhadap infrastruktur strategis Israel di tengah meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah.
Konflik Iran–Israel Semakin Memanas
Serangan terhadap fasilitas energi ini terjadi di tengah eskalasi konflik antara Iran dan Israel yang semakin intens dalam beberapa waktu terakhir.
Kedua negara dilaporkan saling melancarkan serangan udara, drone, maupun rudal terhadap berbagai target militer dan infrastruktur penting.
Para analis menilai bahwa jika serangan terhadap sektor energi terus berlanjut, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh Israel, tetapi juga dapat memicu gangguan ekonomi dan keamanan di kawasan.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi yang merinci tingkat kerusakan fasilitas energi yang terkena serangan, sementara situasi keamanan di beberapa kota Israel masih berada dalam status siaga tinggi.












