PROGRES.ID – Serangan rudal balasan yang dilancarkan Iran ke sejumlah target militer Israel dilaporkan menyebabkan kerusakan signifikan di beberapa titik strategis di Tel Aviv, termasuk area sekitar markas besar pertahanan.
Menurut laporan yang dikutip dari media berbahasa Ibrani milik Tasnim News Agency, serangan Iran menargetkan fasilitas militer penting seperti kantor Kementerian Pertahanan Israel dan pusat komando militer di kawasan HaKirya. Dampak ledakan disebut cukup besar hingga merusak area di sekitar Menara Matcal di pangkalan militer Camp Rabin.
Dalam laporan tersebut, media itu menyebutkan bahwa serangan rudal Iran telah terjadi beberapa kali dan menimbulkan kerusakan luas. Bahkan, dengan nada satir, laporan itu menggambarkan area terdampak sebagai “lahan yang telah dibajak,” merujuk pada tingkat kehancuran akibat hantaman rudal.
Serangan ini merupakan bagian dari operasi balasan Iran setelah meningkatnya eskalasi konflik dengan Israel dan Amerika Serikat. Ketegangan memuncak setelah terbunuhnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei bersama sejumlah pejabat militer dan warga sipil dalam serangan sebelumnya pada akhir Februari.
Serangan awal yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel dilaporkan melibatkan pemboman udara terhadap berbagai target di Iran, termasuk fasilitas militer dan infrastruktur sipil, yang mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan luas.
Sebagai respons, Angkatan Bersenjata Iran meluncurkan gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan posisi militer Israel serta instalasi Amerika Serikat di kawasan tersebut.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Israel terkait tingkat kerusakan yang dilaporkan di area Tel Aviv.












