PROGRES.ID – Sebuah rudal Iran dilaporkan menghantam pabrik kimia di kota Beersheba, wilayah Negev, Israel, pada Ahad (29/3/2026). Media berbahasa Ibrani melaporkan bahwa fasilitas yang menjadi sasaran tersebut menyimpan bahan kimia berbahaya.
Pihak berwenang Israel menyatakan satu orang mengalami luka-luka akibat serangan tersebut. Rekaman video dari lokasi menunjukkan kebakaran besar disertai asap tebal yang membumbung tinggi setelah rudal menghantam area pabrik, sehingga menyulitkan petugas pemadam kebakaran untuk mengendalikan api.

Petugas pemadam kebakaran dan tim penyelamat dikerahkan untuk memadamkan kebakaran yang terjadi di fasilitas kimia tersebut setelah terkena serangan rudal. Laporan media Channel 14 menyebutkan bahwa pemerintah Israel mengkhawatirkan kemungkinan kebocoran bahan berbahaya dari pabrik yang terdampak.
Hingga saat ini, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Israel masih berupaya menangani kebakaran sekaligus mengantisipasi potensi kebocoran zat berbahaya di area pabrik kimia tersebut.












