Spanyol Tegaskan Tutup Wilayah Udara untuk Pesawat AS yang Berniat Serang ke Iran

favicon progres.id
perdana menteri spanyol pedro sanchez
Perdana Menteri Pedro Sanchez (Sumber: PressTV)

PROGRES.ID – Pemerintah Spanyol dilaporkan menutup wilayah udaranya bagi pesawat militer Amerika Serikat yang terlibat dalam operasi serangan ke Iran. Kebijakan ini menjadi langkah lanjutan setelah sebelumnya Madrid menolak penggunaan pangkalan militer bersama oleh AS.

Laporan media El Pais menyebutkan keputusan tersebut mengharuskan pesawat militer AS menghindari jalur udara Spanyol saat menuju kawasan Timur Tengah. Namun, pengecualian tetap diberikan untuk situasi darurat.

Hingga saat ini, Kementerian Pertahanan Spanyol belum memberikan tanggapan resmi terkait kebijakan tersebut. Meski demikian, pernyataan dari pejabat pemerintah mengindikasikan sikap tegas Madrid terhadap konflik yang sedang berlangsung.

Menteri Ekonomi Spanyol, Carlos Cuerpo, menyatakan keputusan ini merupakan bagian dari sikap pemerintah yang tidak ingin terlibat dalam perang yang dinilai dimulai secara sepihak dan bertentangan dengan hukum internasional.

Sikap serupa juga sebelumnya disampaikan oleh Perdana Menteri Pedro Sanchez, yang secara terbuka mengkritik serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Ia menyebut operasi militer tersebut sebagai langkah yang berisiko dan tidak sesuai dengan prinsip hukum internasional.

Di sisi lain, kebijakan Spanyol ini berpotensi memperburuk hubungan dengan Washington. Presiden Donald Trump dilaporkan mengancam akan menghentikan kerja sama perdagangan dengan Madrid setelah Spanyol menolak penggunaan pangkalan militernya dalam operasi militer tersebut.

Penutupan wilayah udara ini menambah tekanan terhadap operasi militer AS di kawasan, sekaligus menunjukkan perbedaan sikap di antara negara-negara sekutu terkait konflik yang terus berkembang di Timur Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *