Hizbullah Balas Serangan Israel, Tegaskan Aksi Berlanjut hingga Agresi Berakhir

favicon progres.id
hizbullah
Pejuang Hizbullah menyerang tentara Israel (Foto: TasnimNews)

PROGRES.ID – Kelompok perlawanan Lebanon, Hezbollah, melancarkan serangan roket ke wilayah permukiman di utara wilayah pendudukan Israel sebagai respons atas serangan mematikan yang sebelumnya dilakukan Israel di Lebanon.

Dalam pernyataan resmi pada Kamis, Hizbullah menyebutkan bahwa serangan tersebut menargetkan kawasan Manara sebagai bentuk pembelaan terhadap Lebanon dan rakyatnya. Kelompok itu menilai tindakan tersebut merupakan respons atas pelanggaran gencatan senjata oleh Israel.

“Perlawanan tetap mematuhi kesepakatan, sementara pihak lawan tidak. Respons ini akan terus berlanjut hingga agresi Israel dan Amerika Serikat terhadap negara dan rakyat kami dihentikan,” demikian pernyataan tersebut.

Sebelumnya, Israel melancarkan serangan ke berbagai wilayah di Lebanon, termasuk ibu kota Beirut, yang mengakibatkan korban jiwa dalam jumlah besar. Data awal Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat sedikitnya 182 orang tewas dan 890 lainnya luka-luka.

Dalam pembaruan berikutnya, jumlah korban meningkat menjadi 254 orang tewas dan lebih dari 1.100 orang terluka.

Israel disebut telah berulang kali melanggar kesepakatan gencatan senjata yang ditandatangani dengan Hezbollah pada 2024, yang seharusnya menghentikan eskalasi konflik yang telah menewaskan ribuan orang.

Sejak 28 Februari, bersamaan dengan meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, Israel juga meningkatkan intensitas serangan ke Lebanon.

Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya mengumumkan jeda serangan selama dua pekan terhadap Iran, dengan menyebut proposal 10 poin dari Teheran sebagai dasar negosiasi.

Proposal tersebut mencakup penghentian agresi di seluruh kawasan, termasuk di Lebanon, sebagai syarat bagi Iran untuk menghentikan operasi militernya.

Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memperingatkan akan memberikan respons keras atas serangan terbaru Israel di Lebanon dan menegaskan bahwa setiap serangan terhadap Hizbullah juga dianggap sebagai serangan terhadap Iran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *