PROGRES.ID, VIRGINIA – Kebakaran kembali terjadi di kapal induk bertenaga nuklir milik Angkatan Laut Amerika Serikat. Insiden kali ini menimpa USS Dwight D. Eisenhower (CVN-69) dan menyebabkan tiga pelaut mengalami luka ringan.
Angkatan Laut AS menyatakan api muncul pada Selasa saat kapal tengah menjalani masa pemeliharaan di Pangkalan Angkatan Laut Norfolk, Virginia. Kebakaran disebut berhasil dikendalikan dan dipadamkan dengan cepat oleh kru kapal bersama personel galangan kapal Angkatan Laut Norfolk.
Tiga pelaut yang terdampak langsung mendapat perawatan medis di atas kapal dan kini telah kembali bertugas penuh.
Pihak militer belum menjelaskan secara rinci lokasi munculnya api di dalam kapal induk tersebut.
Kebakaran Kedua Tahun Ini di Kapal Induk AS
Insiden di USS Eisenhower menjadi kebakaran kedua yang menimpa kapal induk supercarrier Amerika Serikat tahun ini.
Sebelumnya, kebakaran lebih besar terjadi di USS Gerald R. Ford (CVN-78) sekitar sebulan lalu. Api saat itu membutuhkan hampir 30 jam untuk dipadamkan dan mengganggu operasi kapal selama dua hari.
Setelah menjalani perbaikan di Split, Kroasia, kapal tersebut dilaporkan kembali berlayar di kawasan Mediterania timur.
Sedang Jalani Perawatan Besar
USS Eisenhower telah berada di galangan kapal selama 16 bulan untuk menjalani perawatan pascapenugasan.
Kapal itu memasuki program Planned Incremental Availability sejak 8 Januari 2025. Dalam program tersebut, Angkatan Laut AS melakukan pekerjaan besar pada sistem propulsi, fasilitas awak, sistem tempur, hingga dukungan operasi penerbangan.
Selain perawatan rutin, sejumlah peningkatan teknologi juga dilakukan agar kapal tetap siap tempur dan memiliki efektivitas operasi lebih tinggi.
Hingga kini belum diketahui apakah kebakaran terbaru akan menunda jadwal penyelesaian pemeliharaan.
Kapal Legendaris Berusia Empat Dekade
USS Dwight D. Eisenhower (CVN-69) atau yang dikenal dengan julukan “Ike” merupakan kapal induk kedua dari kelas Nimitz-class aircraft carrier.
Kapal ini dinamai untuk menghormati Presiden ke-34 Amerika Serikat, Dwight D. Eisenhower, dan telah beroperasi lebih dari 40 tahun.
USS Eisenhower mulai dibangun setelah disetujui Kongres AS pada 1970 dan resmi bertugas tujuh tahun kemudian.
Sepanjang masa dinasnya, kapal ini terlibat dalam berbagai operasi militer di Timur Tengah, termasuk krisis sandera Iran 1980 dan Perang Teluk saat invasi Irak ke Kuwait pada 1990.
Bisa Dikirim Lagi ke Timur Tengah?
Dalam penugasan 2023-2024, USS Eisenhower beroperasi di Laut Merah untuk melindungi jalur pelayaran komersial dari serangan kelompok Houthi yang didukung Iran terkait perang Gaza.
Kini muncul spekulasi kapal tersebut bisa kembali dikerahkan ke Timur Tengah jika operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran terus berlanjut.
Sementara itu, USS George H.W. Bush (CVN-77) dilaporkan sedang menuju kawasan tersebut. Sedangkan USS Gerald R. Ford mencetak rekor penugasan terlama pasca era Perang Vietnam dengan 296 hari berada di laut.












