PROGRES.ID – Pemerintah Israel dilaporkan memasukkan sejumlah tokoh media, aktivis, dan figur publik internasional ke dalam apa yang disebut sebagai “daftar hitam” terkait narasi anti-Israel.
Berdasarkan laporan media Israel, termasuk i24NEWS, Kementerian Urusan Diaspora Israel merilis daftar berisi 10 tokoh yang dinilai memiliki pengaruh besar dalam wacana yang dianggap anti-Israel dan antisemit sepanjang 2025.
Penyusunan daftar tersebut disebut mengacu pada sejumlah indikator, seperti tingkat pengaruh, jangkauan konten, serta penilaian terhadap pernyataan dan aktivitas media masing-masing individu.
Sejumlah nama yang masuk dalam daftar tersebut antara lain satiris asal Mesir Bassem Youssef, komentator Amerika Tucker Carlson, aktivis lingkungan Greta Thunberg, hingga figur publik seperti Nick Fuentes, Candace Owens, dan Dan Bilzerian.
Nama Bassem Youssef disebut masuk dalam daftar karena pengaruh pernyataannya di berbagai platform internasional. Media Israel menilai komentarnya turut menyebarkan informasi yang dianggap menyesatkan serta memperkuat narasi anti-Israel.
Hingga kini belum ada tanggapan resmi dari para tokoh yang disebut dalam daftar tersebut terkait penilaian yang dikeluarkan oleh pemerintah Israel.










