Penggembala Ungkap Aktivitas Misterius, Basis Rahasia Israel di Gurun Irak Terbongkar

favicon progres.id
pangkalan militer di gurun irak
Citra satelit pangkalan militer di gurun (Foto: Planet/Istimewa)

PROGRES.ID – Sebuah laporan mengejutkan mengungkap dugaan keberadaan pangkalan militer rahasia Israel di wilayah gurun barat Irak yang disebut digunakan untuk mendukung operasi udara terhadap Iran.

Keberadaan fasilitas rahasia itu pertama kali terendus setelah seorang penggembala lokal melihat aktivitas tidak biasa di kawasan gurun terpencil. Helikopter dilaporkan terbang rendah, sementara pergerakan militer misterius mulai terlihat di wilayah tersebut.

Menurut laporan The Wall Street Journal yang mengutip pejabat Amerika Serikat, Israel membangun pangkalan tersebut sebelum konflik dengan Iran pecah.

Pemerintah AS disebut mengetahui operasi itu, namun otoritas Irak dikabarkan tidak mendapat informasi terkait keberadaan basis militer tersebut.

Digunakan untuk Dukung Operasi Udara ke Iran

Pangkalan rahasia itu dilaporkan menjadi pusat logistik bagi Angkatan Udara Israel sekaligus lokasi penempatan pasukan khusus.

Selain itu, tim pencarian dan penyelamatan juga ditempatkan di area tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan pilot Israel ditembak jatuh saat menjalankan misi di wilayah musuh.

Lokasi gurun Irak dinilai strategis karena mampu mempersingkat jarak operasi menuju Iran yang berjarak sekitar 1.000 mil dari wilayah Israel.

Dengan adanya fasilitas tersebut, Israel disebut lebih mudah mempertahankan operasi udara jarak jauh secara berkelanjutan.

Hampir Terbongkar Setelah Dilaporkan Penggembala

Operasi rahasia itu nyaris terbongkar pada awal Maret setelah media pemerintah Irak melaporkan adanya warga yang mencurigai aktivitas militer asing di kawasan gurun.

Militer Irak kemudian mengirim pasukan untuk menyelidiki lokasi tersebut.

Namun, sebelum pasukan tiba, serangan udara terjadi di area itu dan menewaskan satu tentara Irak serta melukai dua lainnya.

Irak kemudian kembali mengirim dua unit tambahan untuk melakukan pencarian. Dari investigasi tersebut, aparat menemukan bukti adanya aktivitas militer di kawasan tersebut beberapa waktu sebelumnya.

Irak Murka dan Bawa Kasus ke PBB

Wakil Komandan Operasi Gabungan Irak, Qais Al-Muhammadawi, mengecam operasi militer tersebut karena dilakukan tanpa persetujuan Baghdad.

“Operasi sembrono ini dilakukan tanpa koordinasi maupun izin. Tampaknya ada kekuatan tertentu di lapangan yang mendapat dukungan udara dan bergerak di luar kemampuan unit kami,” ujarnya kepada media pemerintah Irak.

Pemerintah Irak kemudian melayangkan pengaduan resmi ke PBB dan sempat menuduh Amerika Serikat terlibat dalam serangan tersebut.

Namun, seorang pejabat AS membantah keterlibatan Washington dalam insiden itu.

Gurun Irak Jadi Lokasi Ideal Operasi Rahasia

Wilayah gurun barat Irak memang dikenal luas, terpencil, dan minim penduduk sehingga dianggap cocok untuk aktivitas militer tersembunyi.

Kawasan yang sama sebelumnya juga pernah digunakan pasukan AS dalam operasi militer melawan rezim Saddam Hussein pada perang tahun 1991 dan 2003.

Laporan ini kembali memunculkan kekhawatiran mengenai meningkatnya operasi militer rahasia dan eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah di tengah memanasnya hubungan Iran dan Israel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *