Kuil Berusia 1.200 Tahun di Jepang Hangus Terbakar, Api Abadi Berhasil Diselamatkan

favicon progres.id
reikado hall temple
Kuil Reikado Hall yang berusia 1200 tahun di Jepang terbakar (Foto: Get Hiroshima)

PROGRES.ID – Sebuah kuil Buddha bersejarah di Jepang barat daya mengalami kebakaran hebat hingga menyisakan puing-puing hangus. Bangunan bernama Reikado Hall itu selama berabad-abad dikenal sebagai tempat penyimpanan “api abadi” yang dipercaya terus menyala lebih dari 1.200 tahun.

Nytime.com menulis, kebakaran terjadi pada Rabu (20/05/2026) waktu setempat di kawasan Gunung Misen, dekat Hiroshima. Api melalap ruang doa berbahan kayu dan menghancurkan sebagian besar struktur bangunan suci tersebut.

Meski demikian, pihak berwenang memastikan tidak ada korban luka dalam insiden itu. Api abadi yang menjadi simbol spiritual kuil juga berhasil diamankan dan dipindahkan ke lokasi lain setelah kobaran api berhasil dikendalikan.

Pengelola kuil Daisho-in menyampaikan terima kasih atas dukungan dan simpati yang datang dari berbagai pihak setelah peristiwa tersebut.

“Kami menerima banyak pesan dukungan dan simpati. Terima kasih atas perhatian yang diberikan,” tulis pihak kuil dalam pernyataan resminya.

Mereka juga memastikan proses pembangunan ulang kuil akan segera dilakukan.

Ini bukan kali pertama Reikado Hall dilanda kebakaran. Bangunan itu sebelumnya pernah hangus pada 2005 akibat api yang muncul secara tidak sengaja saat proses pembersihan pasca-topan. Hingga kini, penyebab kebakaran terbaru masih dalam penyelidikan otoritas setempat.

Bangunan kuil dan tempat ibadah tradisional di Jepang memang dikenal rentan terhadap kebakaran karena sebagian besar dibangun menggunakan material kayu, jerami, hingga kulit pohon.

Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah kebakaran serupa juga terjadi di berbagai wilayah Jepang. Awal bulan ini, 13 bangunan di Kuil Daihoji di Jepang utara rusak akibat kebakaran yang diduga berasal dari area dapur. Sementara pada April lalu, Kuil Atago di Kota Niigata juga terbakar pada malam hari dengan penyebab yang belum diketahui.

Pejabat pencegahan kebakaran dari Departemen Pemadam Hatsukaichi, Tetsuya Kotaki, mengatakan laporan pertama diterima sekitar pukul 08.32 pagi dari pengelola kuil yang melihat Reikado Hall terbakar.

Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar dua jam kemudian. Proses pemadaman disebut cukup sulit karena lokasi kuil berada di area pegunungan.

“Petugas harus menarik selang dari bawah bukit. Memang ada tangki air pemadam di lokasi, tetapi airnya cepat habis,” ujar Kotaki.

Reikado Hall berdiri di Pulau Miyajima, kawasan suci yang menjadi salah satu tujuan ziarah terkenal di Jepang. Lokasinya berada di ketinggian sekitar 1.500 kaki di atas permukaan laut.

Api abadi yang tersimpan di dalam kuil dipercaya pertama kali dinyalakan oleh Kukai, biksu terkenal pendiri aliran Buddha Shingon pada abad ke-9. Air yang direbus menggunakan api tersebut diyakini membawa keberuntungan sekaligus memiliki khasiat penyembuhan bagi masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *