PROGRES.ID – Media Amerika Serikat (AS), The Daily Beast, melontarkan kritik tajam terhadap Presiden AS Donald Trump terkait kebijakan agresifnya terhadap Iran. Dalam laporannya, media tersebut menyebut langkah Trump dalam konflik dengan Teheran menjadi bukti paling jelas atas menurunnya kemampuan kepemimpinannya.
The Daily Beast menilai perang yang dilancarkan Trump terhadap Iran tidak memiliki dasar yang kuat serta dianggap melanggar hukum internasional. Kebijakan tersebut juga disebut memicu kekhawatiran besar di tengah situasi geopolitik Timur Tengah yang semakin sensitif.
Menurut laporan itu, Trump tetap melanjutkan kebijakan militernya meski telah menerima berbagai peringatan dari sejumlah pihak mengenai potensi dampak besar yang dapat terjadi, termasuk gangguan pasokan energi global hingga risiko destabilisasi kawasan Timur Tengah.
Media tersebut menyebut peringatan mengenai kemungkinan terganggunya distribusi energi dunia dan meningkatnya ketegangan regional tidak mendapat perhatian serius dari Trump.
Selain itu, Trump juga dikritik karena dinilai tidak melakukan konsultasi dengan sekutu-sekutu utama Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah sebelum mengambil langkah terkait Iran.
Laporan itu menyebut Washington hanya berkoordinasi secara intensif dengan Israel, sementara kepentingan negara-negara mitra lain di kawasan dianggap diabaikan.
Kritik tersebut muncul di tengah meningkatnya sorotan internasional terhadap kebijakan luar negeri AS yang dinilai semakin agresif dalam beberapa bulan terakhir. Sejumlah pengamat menilai pendekatan militer tanpa koordinasi luas berpotensi memperburuk stabilitas kawasan sekaligus memicu tekanan baru terhadap ekonomi global.
Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari Gedung Putih terkait laporan dan kritik yang disampaikan media tersebut.












