Hizbullah Ubah Strategi, Kini Bidik Komandan Militer Israel di Perbatasan Lebanon

favicon progres.id
drone Hizbullah menghancurkan tentara zionis
Detik-detik tentara Israel jadi target drone FVP Hizbullah (Foto: Tangkapan Layar video Hizbullah)

PROGRES.ID – Kelompok Perjuangan Islam Lebanon Hizbullah, dilaporkan mulai menerapkan strategi baru dalam menghadapi militer Israel di wilayah Lebanon selatan dan perbatasan utara Israel. Langkah itu terungkap dalam laporan lembaga riset dan intelijen Israel, Amit Intelligence and Terrorism Information Center.

Dalam laporan tersebut, Hizbullah disebut menjalankan strategi yang diberi nama “perburuan komandan” dengan fokus menargetkan para perwira senior militer Israel yang bertugas di garis depan.

Strategi baru itu dilakukan melalui pemantauan intensif terhadap pergerakan para komandan Israel untuk kemudian menyerang sistem komando, kendali, dan pertahanan militer menggunakan drone serta serangan gabungan.

Laporan itu menyebut beberapa upaya serangan telah diarahkan ke platform sistem pertahanan udara Iron Dome milik Israel, termasuk kendaraan yang dikaitkan dengan Komandan Brigade 300 tentara Israel.

Selain itu, Hizbullah juga disebut mulai meningkatkan koordinasi serangan simultan dengan menggabungkan tembakan roket, artileri, dan drone ke sejumlah titik secara bersamaan.

Menurut analisis lembaga tersebut, tujuan utama strategi ini adalah melemahkan kemampuan komando dan kendali militer Israel, mengganggu aktivitas pasukan di lapangan, serta menciptakan tekanan berkelanjutan terhadap sistem pertahanan udara Israel di front utara.

Pola serangan yang lebih terkoordinasi itu dinilai menjadi tantangan baru bagi militer Israel, terutama di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan perbatasan Lebanon-Israel dalam beberapa bulan terakhir.

Penggunaan drone dalam operasi Hizbullah juga disebut terus berkembang, baik untuk pengintaian maupun serangan langsung terhadap target-target strategis militer Israel.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak militer Israel terkait rincian laporan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *