Citra Satelit Ungkap Kerusakan Pangkalan Udara Israel Usai Serangan Rudal Iran

favicon progres.id
citra satelit pangkalan militer
Citra satelit menunjukkan kerusakan pangkalan udara militer Israel usai serangan rudal balistik Iran pada 8 Juni 2026 (Sumber: PressTV)

PROGRES.ID – Citra satelit terbaru menunjukkan adanya indikasi kerusakan di Pangkalan Udara Ramat David, salah satu fasilitas militer utama Israel di wilayah utara, setelah serangan rudal balistik yang dilancarkan Iran sebagai respons atas operasi militer Israel di Beirut selatan.

Berdasarkan gambar satelit yang diambil oleh satelit Sentinel-2 milik Komisi Eropa pada Senin, terlihat area yang mengalami perubahan warna di sekitar kompleks hanggar pangkalan udara tersebut. Perubahan visual itu memunculkan dugaan bahwa salah satu bagian fasilitas terkena dampak serangan rudal yang menghantam wilayah tersebut.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sebelumnya mengklaim telah menargetkan Pangkalan Udara Ramat David menggunakan rudal balistik Kheibar Shekan dan Qadr. Menurut pernyataan IRGC, pangkalan tersebut dipilih karena disebut menjadi salah satu titik operasi militer Israel yang digunakan dalam serangan ke wilayah Lebanon.

IRGC menyatakan serangan itu merupakan balasan atas operasi Israel di kawasan Dahieh, Beirut selatan, yang menurut Teheran telah melewati batas yang mereka tetapkan. Iran juga memperingatkan akan melancarkan respons yang lebih besar jika Israel memperluas operasi militernya di kawasan.

Ramat David merupakan salah satu pangkalan udara terpenting milik Israel. Fasilitas yang berdiri di area lebih dari 10 kilometer persegi itu menjadi markas sejumlah skuadron tempur yang mengoperasikan pesawat tempur F-15 dan F-16. Lokasinya yang strategis menjadikannya pusat operasi udara di wilayah utara Israel.

Pangkalan tersebut memiliki sejarah panjang dalam operasi militer Israel. Selain berperan dalam berbagai misi di Lebanon, fasilitas itu juga pernah digunakan dalam sejumlah operasi udara penting di kawasan Timur Tengah selama beberapa dekade terakhir.

rudal sejjil
Rudal Sejjil (Foto: Tasnim News)

Meski demikian, pihak militer Israel belum mengonfirmasi adanya kerusakan di Ramat David. Sebelumnya, militer Israel menyatakan sebagian besar rudal yang ditembakkan Iran berhasil dicegat atau jatuh di area terbuka dan tidak menimbulkan korban di pihak mereka.

Aturan sensor militer Israel juga membatasi publikasi detail lokasi dampak serangan di fasilitas strategis, sehingga informasi mengenai tingkat kerusakan yang sebenarnya belum dapat diverifikasi secara independen.

Serangan ke Ramat David menandai peningkatan ketegangan terbaru antara Iran dan Israel setelah periode gencatan senjata yang sempat berlangsung beberapa waktu lalu. Di tengah eskalasi tersebut, sejumlah kelompok sekutu Iran di kawasan juga dilaporkan meningkatkan aktivitas militernya, memperbesar risiko meluasnya konflik regional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *