Gudang Raksasa Pemasok Alat Medis di California Dilalap Api, Ribuan Meter Persegi Hangus

favicon progres.id
kebakaran gudang medis di california
Kebakaran gudang medis di California, Amerika Serikat , Kamis, 11 Juni 2026 (Foto: Istimewa/PROGRES.ID)

PROGRES.ID, CALIFORNIA – Kebakaran besar melanda pusat distribusi peralatan medis milik Medline Industries di Kota Tracy, California Utara, Kamis sore waktu setempat. Kobaran api yang bergerak cepat menghanguskan sebagian besar bangunan dan memaksa otoritas melakukan evakuasi terhadap pekerja serta sejumlah fasilitas industri di sekitarnya.

Api dilaporkan mulai muncul di kompleks gudang yang berlokasi di kawasan Promontory Parkway. Dalam waktu singkat, si jago merah menyebar ke berbagai bagian bangunan hingga menyebabkan atap fasilitas runtuh di beberapa titik.

Gudang berukuran sekitar satu juta kaki persegi itu merupakan salah satu pusat distribusi utama Medline Industries, perusahaan yang memasok berbagai kebutuhan medis seperti sarung tangan bedah, produk farmasi, hingga perlengkapan laboratorium ke sejumlah rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Amerika Serikat.

Asap hitam pekat membumbung tinggi ke udara dan terlihat dari jarak beberapa kilometer. Kondisi tersebut mendorong petugas pemadam kebakaran menaikkan status penanganan menjadi beberapa tingkat alarm serta meminta bantuan dari sejumlah daerah sekitar untuk memperkuat operasi pemadaman.

Tim pemadam dari berbagai wilayah, termasuk Stockton dan sejumlah departemen kabupaten terdekat, diterjunkan ke lokasi guna mencegah api merembet ke bangunan lain di kawasan industri tersebut.

Meski kerusakan material diperkirakan sangat besar, pihak berwenang memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden ini. Seluruh pekerja yang berada di lokasi berhasil dievakuasi dengan selamat dan telah terdata oleh petugas.

Otoritas setempat juga terus memantau kualitas udara akibat kepulan asap tebal yang dihasilkan kebakaran. Warga yang berada di sekitar lokasi diminta tetap berada di dalam rumah, menutup pintu dan jendela, serta menghindari area industri hingga situasi dinyatakan aman.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, sementara upaya pemadaman dan pendinginan di lokasi terus berlangsung untuk mencegah munculnya titik api baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *