Pakistan Klaim Draf Damai Iran-AS Rampung, Serangan Israel ke Lebanon Justru Berlanjut

favicon progres.id
perdana menteri pakistan
Perdana Menteri Pakistan, Shahbaz Sharif (Foto: PressTV)

PROGRES.ID, ISLAMABAD – Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, mengumumkan bahwa teks final yang telah disepakati dalam perjanjian perdamaian antara Iran dan Amerika Serikat telah berhasil dirampungkan. Pernyataan itu memunculkan optimisme baru bahwa ketegangan yang selama berbulan-bulan mengguncang kawasan Timur Tengah dapat segera mereda.

Dalam keterangannya, Sharif menyebut pemerintah Pakistan saat ini tengah menyelesaikan tahapan akhir yang diperlukan untuk mengimplementasikan kesepakatan damai tersebut.

“Kami telah mencapai naskah final yang disepakati untuk perjanjian perdamaian antara Iran dan Amerika Serikat. Saat ini kami sedang menyelesaikan langkah-langkah lanjutan dalam proses perdamaian tersebut,” ujarnya.

Sharif juga menegaskan bahwa peluang tercapainya perdamaian kini berada pada titik yang paling dekat dibandingkan sebelumnya.

“Perdamaian tidak pernah sedekat ini seperti sekarang,” kata dia.

Namun, optimisme yang muncul dari Islamabad langsung dibayangi perkembangan terbaru di lapangan. Hanya beberapa menit setelah pengumuman Pakistan mengenai tercapainya kesepakatan damai tersebut, media Israel melaporkan adanya serangan udara yang dilancarkan militer Israel ke wilayah Lebanon selatan.

Menurut laporan jurnalis militer Radio Angkatan Darat Israel, Doron Kadosh, pesawat tempur Israel melakukan serangan terhadap Kota Nabatieh di Lebanon selatan tak lama setelah kabar mengenai kesepakatan damai Iran-AS diumumkan.

Hingga kini belum ada rincian resmi mengenai sasaran serangan maupun dampak yang ditimbulkan dari operasi militer tersebut.

Perkembangan itu menambah kompleksitas situasi regional, mengingat Lebanon menjadi salah satu isu yang selama ini disebut masuk dalam pembahasan tidak langsung antara Teheran dan Washington terkait penghentian konflik yang lebih luas di kawasan.

Sejumlah pengamat menilai keberhasilan implementasi kesepakatan damai Iran-AS akan sangat bergantung pada kemampuan seluruh pihak untuk menahan eskalasi di berbagai front konflik, termasuk di Lebanon yang masih menjadi titik panas dalam dinamika keamanan Timur Tengah.

Sementara itu, baik Iran maupun Amerika Serikat belum memberikan pernyataan resmi terbaru terkait pengumuman Pakistan mengenai rampungnya naskah perjanjian damai tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *