PROGRES.ID, TEHERAN — Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim kembali mencegat dan menghancurkan sebuah drone MQ-1 di atas kawasan strategis Selat Hormuz.
Klaim tersebut disampaikan Departemen Hubungan Masyarakat IRGC pada Senin pagi. Dalam pernyataannya, IRGC menyebut drone MQ-1 yang mereka kategorikan sebagai pesawat nirawak canggih berhasil dihancurkan oleh sistem pertahanan udara baru milik Pasukan Dirgantara IRGC.
Operasi tersebut, menurut IRGC, dilakukan di bawah kendali jaringan pertahanan udara terintegrasi Iran. Insiden berlangsung di wilayah udara di atas Selat Hormuz, jalur perairan strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman.
Iran Klaim Gunakan Sistem Pertahanan Udara Baru
IRGC menyatakan keberhasilan mencegat drone tersebut merupakan bagian dari kemampuan pertahanan udara Iran dalam menghadapi ancaman di wilayah udaranya.
Sistem yang digunakan disebut sebagai sistem pertahanan udara canggih terbaru milik Pasukan Dirgantara IRGC. Iran sebelumnya juga mengklaim telah meningkatkan kemampuan sistem pertahanan udaranya untuk menghadapi berbagai jenis pesawat dan drone.
Menurut pernyataan IRGC, pasukan pertahanan udara Iran sebelumnya telah mencegat dan menghancurkan sejumlah drone serta pesawat lain yang disebut sebagai target bermusuhan dalam berbagai konfrontasi terbaru.
Klaim terbaru ini menambah rangkaian insiden yang melibatkan aset udara di kawasan tersebut. Namun, pernyataan mengenai penghancuran drone MQ-1 tersebut berasal dari pihak Iran dan tidak disertai rincian independen mengenai identitas operator drone maupun kronologi lengkap insiden.

Komentar