PROGRES.ID, TOKYO — SoftBank Group memperoleh fasilitas pinjaman senilai US$11,87 miliar atau sekitar Rp190 triliun untuk mendukung investasinya di perusahaan kecerdasan buatan (AI) asal Amerika Serikat, OpenAI. Nilai pinjaman tersebut lebih besar dari target awal SoftBank sebesar US$10 miliar.
Menurut sejumlah sumber yang mengetahui transaksi tersebut, fasilitas pembiayaan berjangka dua tahun itu disepakati pada pekan lalu. Sekitar 20 bank disebut berkomitmen menyediakan pendanaan tersebut.
Menurut JapanTimes.co.jp, SoftBank memilih tidak memberikan komentar terkait fasilitas pinjaman terbaru itu.
Agresif Danai Investasi OpenAI
Pinjaman tersebut menambah rangkaian pembiayaan yang dilakukan SoftBank untuk menopang taruhan besarnya pada OpenAI. Konglomerasi yang dipimpin miliarder Masayoshi Son itu sebelumnya juga memperoleh margin loan US$10 miliar dengan saham OpenAI sebagai jaminan.
SoftBank bahkan mempertimbangkan penerbitan obligasi senilai hingga US$20 miliar. Langkah tersebut dilakukan ketika risiko kredit di sektor kecerdasan buatan mulai menjadi perhatian investor.
Pekan lalu, SoftBank menyatakan akan melunasi sisa pinjaman US$40 miliar yang diperolehnya pada awal tahun untuk membiayai investasi di OpenAI. Perusahaan berencana membayar US$25,9 miliar pada 15 September.
Pinjaman tersebut tidak dijamin dengan aset dan sebelumnya dijadwalkan jatuh tempo pada Maret tahun depan.
Saham SoftBank Anjlok 13 Persen
Di tengah agresivitas pendanaan tersebut, saham SoftBank justru tertekan. Saham perusahaan sempat anjlok hingga 13 persen pada Senin, menjadi penurunan harian terbesar sejak 17 Juli.
Tekanan terhadap SoftBank terjadi ketika sejumlah eksekutif mulai menyerukan perlunya memperlambat pengembangan AI karena meningkatnya risiko teknologi tersebut.
CEO OpenAI Sam Altman juga mengatakan kepada Fortune bahwa OpenAI tidak akan melakukan penawaran saham perdana atau IPO pada tahun ini. Perusahaan disebut masih menangani berbagai persoalan terkait keamanan teknologi AI.
SoftBank Siapkan Pendanaan Lebih Besar
SoftBank juga dijadwalkan bertemu dengan investor di New York pada pekan ini untuk mengukur minat terhadap rencana penerbitan obligasi berdenominasi dolar AS dengan peringkat junk bond.
Perusahaan disebut mempertimbangkan penghimpunan dana antara US$10 miliar hingga US$20 miliar melalui penerbitan obligasi tersebut.
SoftBank, yang didirikan dan dipimpin Masayoshi Son, ditargetkan menginvestasikan hampir US$65 miliar ke OpenAI hingga Oktober.
Hingga saat ini, SoftBank telah menghimpun dana setara sekitar US$37 miliar sepanjang tahun ini melalui penerbitan obligasi di pasar domestik dan luar negeri serta berbagai fasilitas pinjaman, termasuk pinjaman terbaru untuk mendukung investasi di OpenAI.

Komentar