PROGRES.ID – Winger Dewa United asal Jepang, Taisei Marukawa, makin dekat menjadi warga negara Indonesia. Pemain 29 tahun itu kini disebut berpeluang menambah opsi di lini serang Timnas Indonesia. Namun, status WNI saja belum menjamin ia dipanggil Garuda.

Menurut pembaruan VIVA per 22 Oktober 2026, proses naturalisasi Marukawa sudah memasuki fase akhir dan tinggal menyisakan dua tahap administrasi berkas sebelum ia sah memegang paspor Indonesia. Suara.com melaporkan hal senada. Menurut sumber yang dikutipnya, Marukawa telah menuntaskan seluruh proses administrasi yang diperlukan dalam pengajuan naturalisasi secara mandiri.

Marukawa pertama kali membuka kabar ini awal Oktober. Dalam pernyataan yang dirilis Dewa United Arena pada Senin (5/10/2026), ia mengatakan sudah menyerahkan dokumen yang diperlukan dan kini menunggu persetujuan. Ia belum mau menjelaskan tahapannya secara rinci.

Jalur Murni, Bukan Keturunan

Kasus Marukawa berbeda dari mayoritas pemain naturalisasi Timnas sebelumnya. VIVA mencatat bahwa ia menempuh jalur naturalisasi murni berdasarkan Pasal 9 UU Nomor 12 Tahun 2006, bukan jalur keturunan. Dasarnya adalah masa tinggal. Menurut Suara.com, ia mengajukan perubahan kewarganegaraan lewat jalur berdasarkan masa tinggal di Indonesia selama lima tahun berturut-turut.

Marukawa memang bukan wajah baru. VIVA menyebut ia berkarier di Indonesia sejak 2021 dan pertama datang untuk memperkuat Persebaya Surabaya. Ia kemudian membela PSIS Semarang sebelum bergabung dengan Dewa United.

Alasan dan Mimpi

Marukawa mengaku betah di Indonesia. Dalam keterangan yang dikutip Detik, ia menyebut semua orang sangat ramah dan tinggal di Indonesia membuatnya bahagia. Soal target setelah menjadi WNI, ia terang-terangan: “Impian terbesar saya adalah menjadi bagian dari Tim Nasional Indonesia.”

Presiden Dewa United, Ardian Satya Negara, mendukung langkah itu. Ia menilai Marukawa sudah sangat dekat dengan lingkungan dan kehidupan sehari-hari di Indonesia setelah lima tahun tinggal dan berkarier di sini.

Di Radar John Herdman

VIVA melaporkan bahwa tim pelatih Timnas Indonesia di bawah John Herdman mengakui profil Marukawa masuk radar pemantauan untuk kebutuhan kompetisi mendatang. Keunggulannya disebut ada pada visi bermain, dribel, dan efisiensi umpan di sepertiga akhir lapangan.

Performa terbarunya mendukung. Menurut VIVA, Marukawa telah mengoleksi satu gol dan tiga assist dari empat penampilan di Super League 2026/2027.

Piala Asia 2027: Masih Diperdebatkan

Pertanyaan terbesarnya adalah apakah Marukawa sempat tampil di Piala Asia 2027, dan di sini pandangan media terbelah.

Suara.com mengutip Noor Korompot yang menyebut peluang Marukawa masuk Timnas untuk Piala Asia 2027 kemungkinan terbuka. Turnamen itu dijadwalkan berlangsung Januari hingga Februari mendatang.

CNN Indonesia lebih berhati-hati. Menurut medianya, jalur mandiri berpotensi memakan waktu, tidak seperti pengajuan yang direkomendasikan PSSI untuk pemain diaspora. CNN menilai peluang tampil di Piala Asia 2027 terbilang tidak realistis, dan peluang yang lebih terbuka ada di Kualifikasi Piala Dunia 2030.

Satu hal disepakati semua pihak: status WNI saja tidak otomatis membuat Marukawa dipanggil ke tim nasional.
suara

Yang Perlu Dipantau

  • Dua tahap administrasi terakhir, sebagai penentu apakah paspor Indonesia terbit tepat waktu.
  • Konsistensi performa bersama Dewa United di Super League.
  • Keputusan Herdman dan PSSI soal kebutuhan di lini sayap, serta jadwal turnamen yang ada.

Hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi bahwa naturalisasi Marukawa resmi rampung. Klub, PSSI, maupun pelatih juga belum mengumumkan rencana pemanggilan.