PROGRES.ID – Inter Miami menelan kekalahan 0-2 dari New York Red Bulls pada pekan ke-31 MLS, Sabtu malam waktu setempat (24/10/2026), atau Minggu dini hari WIB. Gol bunuh diri Casemiro di menit ke-7 membuka jalan bagi tuan rumah, dan Emil Forsberg menutup laga lewat gol pada menit 90+1. Hasil ini memutus tren positif Inter Miami setelah jeda internasional dan memberi tiga poin penting bagi Red Bulls dalam perburuan playoff.
Jalannya Pertandingan
Red Bulls tampil lebih tajam sejak awal. Infobae menjelaskan bahwa gol pembuka lahir dari kombinasi di sisi kanan serangan tuan rumah yang melibatkan Adri Mehmeti, Ronald Donkor, Mohammed Sofo, dan Cade Cowell. Casemiro kemudian mencoba menghalau bola, tetapi malah membuat gol bunuh diri. La Nación menyebut kejadian itu sebagai pembukaan skor akibat pembersihan bola Casemiro yang tidak beruntung.
Menurut VAVEL, tuan rumah mendominasi babak pertama dan sempat melewatkan peluang besar lain ketika bola melambung di atas mistar dari posisi gawang yang kosong. La Nación juga mencatat Julian Hall, pemain berusia 18 tahun, nyaris membuka skor lebih dulu.
Lionel Messi tidak turun sebagai starter. Infobae menulis bahwa ia masuk menit ke-55, tetapi kehadirannya tidak mengubah arah laga. Di masa tambahan waktu babak kedua, Red Bulls menutup pertandingan lewat serangan balik. Menurut 365Scores, Cameron Harper mengirim umpan kepada Forsberg di menit 90+1, dan La Nación mencatat gelandang Swedia itu menyelesaikannya ke gawang kosong. Itu gol keempat Forsberg musim ini.
Rangkuman Gol
| Menit | Peristiwa |
|---|---|
| 7′ | Gol bunuh diri Casemiro (Red Bulls 1-0) |
| 90+1′ | Emil Forsberg, assist Cameron Harper (Red Bulls 2-0) |
Posisi Klasemen
Data klasemen yang saya temukan terbatas. Sebelum laga, Infobae mencatat Red Bulls berada di posisi kesembilan dengan 36 poin (10 menang, 6 imbang, 14 kalah). Sports Mole menulis bahwa mereka berada di peringkat kedelapan Wilayah Timur setelah kalah 0-2 dari Toronto, jadi urutannya berbeda antarsumber, kemungkinan karena cara menghitung klasemen konferensi dan klasemen gabungan.
Dengan kemenangan ini, hitungan saya untuk Red Bulls adalah 39 poin dari 31 laga, dengan 11 kemenangan, 6 imbang, dan 14 kalah. Posisi akhir mereka setelah laga ini belum saya konfirmasi.
Untuk Inter Miami, Sports Mole menyebut mereka berada di posisi kedua Wilayah Timur sebelum laga, sebagai juara bertahan MLS Cup. Infobae menambahkan bahwa Inter Miami sudah memastikan tempat di playoff dan masih punya empat pertandingan lagi di fase reguler. Poin dan peringkat pasti mereka setelah kekalahan ini tidak saya temukan dalam sumber, jadi cek tabel resmi MLS untuk angka terbaru.
Catatan Menarik
Rekor sempurna berakhir. Sports Mole mencatat Inter Miami punya 100 persen kemenangan di liga sejak kompetisi dilanjutkan dari jeda internasional. Kekalahan ini mengakhiri rentetan tersebut.
Ambisi rekor tandang tertahan. Menurut Sports Mole, Miami sebelumnya berpeluang menyamai rekor klub 11 kemenangan tandang dalam satu musim MLS dari 2024. Kekalahan ini menunda peluang itu.
Ujian Kily González. Sports Mole menyebut pelatih Inter Miami itu memimpin tim yang menjadi pencetak gol terbanyak liga dengan rata-rata 2,4 gol per laga. Hasil hari ini menjadi pengingat bahwa serangan terbaik pun bisa tumpul di laga tandang.
Messi baru kembali dari Spanyol. La Nación mencatat bahwa Messi pulang ke Amerika Serikat setelah menerima Penghargaan Princesa de Asturias bidang olahraga di Spanyol, sebelum memimpin Inter Miami pada laga ini dari bangku cadangan.
Prediksi pra-laga meleset. Sports Mole sebelumnya memprediksi skor 0-3 untuk kemenangan Inter Miami. Hasil sebaliknya terjadi.

Komentar