PROGRES.ID – Sekitar delapan bulan setelah menerima kunjungan silaturahmi Menteri Pertahanan, Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto, atau Widodo AS, berpulang. Ia meninggal dunia pada Sabtu (24/10/2026) pukul 21.30 WIB dalam usia 82 tahun setelah mengalami sakit.
Kabar duka itu dibenarkan institusi matranya. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut, Laksamana Pertama Tunggul, menjawab “Betul” ketika dihubungi pada Minggu (25/10/2026).
Rumah duka berada di Jalan Gading Raya 1 Blok D Nomor 14, Kompleks TNI Angkatan Laut, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara. Jadwal pemakaman belum diumumkan dan akan disampaikan kemudian.
Panglima TNI dari Angkatan Laut yang pertama
Widodo AS dikenal sebagai perwira laut pertama yang memimpin seluruh matra. Sebelum menjadi Panglima TNI, ia menjabat Kepala Staf TNI AL pada 1998 dan Wakil Panglima TNI pada 1999. Presiden B.J. Habibie yang mengangkatnya sebagai Wakil Panglima ABRI pada 1999. Ia memimpin TNI pada periode 1999–2002, lalu menjadi Menko Polhukam pada 2004–2009 dan anggota Dewan Pertimbangan Presiden pada 2009–2014.
Ia lahir di Boyolali, Jawa Tengah, pada 1 Agustus 1944. Ia menamatkan SMA Negeri 1 Surakarta, lalu lulus dari Akademi Angkatan Laut pada 1968. Atas pengabdiannya, ia menerima sejumlah tanda kehormatan, termasuk Bintang Mahaputera Adipradana pada 13 Agustus 1999.
Mantan Kepala Staf Umum TNI, Letjen (Purn) Johannes Suryo Prabowo, menyampaikan belasungkawa kepada Republika. Ia menyebut kepergian Widodo membawa duka mendalam bagi keluarga besar TNI dan bangsa Indonesia.
Salah satu pertemuan publik terakhirnya terjadi awal tahun ini. Pada 12 Februari 2026, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyambangi kediamannya bersama Wamenhan Donny Ermawan, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, dan Kabaloghan Kemhan Marsdya TNI Yusuf Jauhari.
Menurut Sjafrie, kunjungan itu menyambung kembali benang merah sejarah, pengabdian, dan keteladanan di tubuh TNI. Ia menilai Widodo meninggalkan warisan nilai integritas, disiplin, dan loyalitas kepada NKRI yang layak dicontoh prajurit muda. Dalam kunjungan itu, Widodo masih tampak segar meski sudah berusia lanjut.
Informasi tentang jadwal pemakaman dan prosesi pelepasan akan diperbarui setelah ada pengumuman resmi dari keluarga atau TNI.

Komentar