PROGRES.ID – Platform streaming DAZN resmi mengumumkan kerja sama eksklusif dengan Devin Haney Promotions (DHP), perusahaan promosi milik petinju kelas welter Devin Haney. Pengumuman itu disampaikan pada Jumat (23/10/2026) waktu setempat. Dengan kesepakatan ini, Haney akan tampil di DAZN pada sederet pertarungan besar mendatang.

Menurut Boxing Insider, kesepakatan ini disusun sebagai kemitraan dengan Devin Haney Promotions, bukan kontrak petinju tradisional. Ayah sekaligus manajer Haney, Bill Haney, menyebut hal ini sebagai langkah membangun DHP menjadi perusahaan promosi dengan daftar petinjunya sendiri.
boxinginsider

Dalam rilis yang dikutip Fight News, Bill Haney mengatakan bahwa bersama DAZN, pihaknya kini bisa menerapkan cetak biru yang sama untuk mengembangkan petinju DHP, melahirkan juara masa depan, dan menggelar acara kelas dunia. Haney sendiri mengonfirmasi kemitraan ini lewat media sosial. Menurut Boxing News 24, ia berjanji menghadirkan pertarungan besar dan rencana mempromosikan petinju lain melalui DHP.

Durasi Kontrak: Sumber Berbeda

Soal lamanya kontrak, laporan media tidak seragam. NY Fights memberi judul kesepakatan tiga tahun antara Devin Haney Promotions dan DAZN Boxing. Sebaliknya, Yahoo Sports, Boxing Insider, dan sumber lain hanya menyebut perjanjian eksklusif “multi-pertarungan” tanpa menyebut jangka waktu. Karena angka tiga tahun belum terkonfirmasi di rilis resmi yang dikutip media lain, sebaiknya dianggap belum pasti.

Haney menyebut dirinya sudah berada di titik karier yang mencari tantangan terbesar. Dalam pernyataan yang dikutip Ring Magazine, ia mengatakan kesepakatan ini menghapus keraguan soal kemampuannya mewujudkan pertarungan besar.

Dari pihak DAZN, Britton Hardin, kepala tinju Amerika Utara, menilai Haney sudah membuktikan diri layak berada di panggung terbesar. Ia juga menyebut kerja sama ini membuka peluang menghadirkan laga yang diinginkan penggemar sekaligus fase berikutnya bagi karier Haney.

Siapa Lawan Berikutnya?

Belum ada lawan yang diumumkan. Yahoo Sports melaporkan bahwa pertarungan penyatuan gelar melawan juara IBF kelas welter, Liam Paro, dikabarkan sudah di depan mata. Menurut Ring Magazine, Paro asal Australia mengalahkan Lewis Crocker lewat angka pada 24 Juni dan menjadi juara dua divisi.

Namun, ada petunjuk lain. Boxing Insider mencatat bahwa dua bulan lalu DAZN menandatangani Teofimo López sebelum duelnya melawan Rolando Romero, dan Hardin saat itu menyebut Haney akan diposisikan menghadapi pemenangnya. Jadi ada beberapa jalur yang masih terbuka, dan hingga kini tidak ada yang resmi.

Haney memegang gelar WBO kelas welter dan sebelumnya juara di dua kelas lain. Rekornya menurut Big Fight Weekend adalah 33 kemenangan tanpa kalah, 15 di antaranya KO, dan satu hasil tanpa keputusan. Ring Magazine menempatkannya di peringkat 8 pound-for-pound. Ia terakhir bertarung pada November 2025, ketika mengalahkan Brian Norman Jr. untuk merebut gelar WBO, menurut Honour and Glory.

Mencari lawan papan atas sempat menjadi masalah. Yahoo Sports mencatat bahwa Keyshawn Davis menolak peluang menghadapi Haney karena menilai bayarannya kurang. Ring Magazine juga melaporkan negosiasi dengan Stevenson, juara WBO kelas junior welter, gagal karena perbedaan bobot. Stevenson ingin Haney menaati klausul rehidrasi 10 pon sehari setelah timbang, tetapi Haney menolak.

Hubungan Lama dengan DAZN

Ini bukan pertama kalinya Haney bekerja sama dengan DAZN. Menurut situs No Smoke Boxing, Haney dan DHP menandatangani perjanjian eksklusif multi-pertarungan dengan DAZN pada 29 Juli 2019, yang disebut menjadi fondasi kariernya. Honour and Glory menambahkan bahwa DAZN pernah menyiarkan laga besar Haney, termasuk melawan Ryan Garcia dan Brian Norman Jr.

Tidak semua pihak optimistis. Boxing News 24 menilai Haney harus memberi DAZN lebih dari sekadar kemenangan. Media itu menyebut gaya bertarungnya, dengan banyak berpelukan, jab ringan, dan terus mundur, menghasilkan ronde-ronde membosankan yang membuat penonton kasual mencari remote. Ini opini satu media, tetapi mencerminkan tantangan DAZN menjual laga Haney.